Prabowo Bagikan Paket Lebaran di Aceh Tamiang Pasca Salat
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto mengadakan distribusi Paket Lebaran kepada warga di Aceh Tamiang setelah menunaikan Salat Idul Fitri di Masjid Darussalam.
Di Sabtu (21 Maret 2026), keramaian menampakkan antusiasme warga ketika menerima bantuan. Paket Lebaran terdiri dari alat salat, sajah, sarung, kue kaleng, serta sembako pokok.
Rita, salah satu penerima, mengucapkan terima kasih: “Alhamdulillah, di hari yang berkah kami mendapatkan bantuan sembako dari Pak Prabowo yang hadir di Masjid Darussalam. Makasih banyak.”
Hizal, warga lain, juga menyatakan kegembiraannya: “Alhamdulillah ya, saya sangat senang habis musibah ini dapat bantuan istimewa, terima kasih.”
Setelah menunaikan salat, Prabowo Subianto langsung kembali ke Jakarta untuk melaksanakan open house.
Ringkasnya, Presiden Prabowo Subianto hadir di Aceh Tamiang, menyalurkan Paket Lebaran kepada warga setelah salat di Masjid Darussalam pada 21 Maret 2026. Penerima, seperti Rita dan Hizal, mengekspresikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Setelah kegiatan, ia kembali ke Jakarta untuk melaksanakan upacara open house.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
