Prabowo Beli Dua Sapi Jumbo Lamongan untuk Idul Adha 2026
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto telah membeli dua ekor sapi berukuran besar di Lamongan. Keduanya akan menjadi hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Menurut Sofiah Nur Hayati, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan, sapi pertama berasal dari peternak H Suwignyo yang tinggal di Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu. Ia menambahkan, “Ada 2 ekor sapi jumbo atau berukuran besar milik peternak asal Lamongan yang dibeli Presiden RI Prabowo Subianto, yang disiapkan untuk hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah atau 2026 Masehi,” kata Sofiah pada 15 Mei 2026.
Sapi kedua, ia jelaskan, berasal dari peternak Udin yang berlokasi di Desa Bluri, Kecamatan Solokuro. “Sapi dari Kecamatan Solokuro, terang Sofiah, berasal dari Udin yang merupakan peternak sapi yang berasal dari Desa Bluri, Kecamatan Solokuro. Sapi kedua ini, lanjut Sofiah, merupakan jenis sapi Peranakan Ongole (PO) dengan berat mencapai 1,05 ton.”
Seluruh proses pemeriksaan kesehatan telah dilaksanakan. Sofiah mengatakan, “Kedua sapi tersebut telah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat sebagai hewan kurban Presiden.” Ia menegaskan, “Keduanya dinyatakan sehat dan memenuhi syarat syariat sebagai hewan kurban.”
Tim Disnakeswan Lamongan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi ternak. Sapi dari Desa Bluri dipersiapkan untuk kurban di tingkat provinsi, memastikan semua standar kesehatan dan syariat terpenuhi.
Menjelang Idul Adha 2026, pemerintah daerah terus menggencarkan sosialisasi tata cara penyembelihan hewan kurban yang halal dan higienis. Kerja sama dengan Juru Sembelih Halal (Juleha) difokuskan pada edukasi masyarakat dan panitia kurban. Langkah ini bertujuan agar proses penyembelihan tidak hanya mematuhi syariat Islam, tetapi juga memenuhi standar kesehatan veteriner dan prinsip kesejahteraan hewan.
Dengan pengawasan ketat dan kolaborasi lintas lembaga, dua sapi besar tersebut siap menjadi bagian dari tradisi Iduladha, menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap kualitas dan kehalalan hewan kurban.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
