Prabowo Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis

Wahyu T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Prabowo Instruksikan Semua Sekolah Belajar Bahasa Prancis

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh sekolah di Indonesia untuk mengajarkan Bahasa Prancis kepada siswa. Ia menekankan bahwa bahasa ini penting bagi generasi mendatang, karena dapat membuka peluang di dunia internasional.

Di Istana Kepresidenan Élysée, Paris, ia menyampaikan pesan tersebut. "Sekarang saya sudah menginstruksikan bahwa semua tingkatan sekolah di Indonesia harus belajar bahasa Prancis, melihat perkembangan dunia ke depan," kata Prabowo, Jumat (29 Mei 2026). Ia berbicara di hadapan Presiden Emmanuel Macron, yang menyambut kedatangannya.

Keberadaan Prabowo di Paris bukan kali pertama. Kunjungan ini merupakan ketiga kali ia mengunjungi Prancis. Ia datang dua kali sebelumnya, yakni pada 23 Januari 2026 setelah menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, dan pada 14 April 2026 setelah bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskwa.

Selama kunjungan, Prabowo mengungkapkan rasa terima kasih atas penerimaan yang begitu besar, baik, dan penuh penghormatan kepada ia serta delegasi. Ia juga mengingatkan bahwa Tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis, menegaskan komitmennya terhadap hubungan bilateral.

Prabowo menyoroti momen penting ketika Indonesia diundang ikut dalam defile 14 Juli 2025, hari yang diperingati sebagai Hari Nasional Republik Prancis atau Bastille Day. Ia mengatakan, "Tahun lalu, Indonesia juga mendapat penghormatan besar karena diundang ikut dalam defile 14 Juli, Hari Nasional Republik Prancis. Ini merupakan kehormatan besar bagi kami," dan menambahkan, "Mungkin kita adalah negara Asia pertama yang ikut defile di benua Eropa," menegaskan kebanggaan atas partisipasi tersebut.

Prabowo juga memuji kepemimpinan Macron di panggung internasional. Ia menyatakan, "Saya sempat menyampaikan kepada Yang Mulia bahwa hubungan Indonesia dan Prancis berada pada tingkat terbaik selama ini. Kami berterima kasih dan menghormati kepemimpinan Yang Mulia Presiden Macron," lalu menambahkan, "Kepemimpinan Presiden Macron di dunia internasional sangat terasa. Presiden Macron selalu berani mengambil sikap yang positif, sikap yang tegas, sesuai prinsip-prinsip yang dipegang oleh Republik Prancis. Dalam beberapa hal, Indonesia dan Prancis memiliki sikap yang sama,".

Keputusan Prabowo menandai langkah strategis dalam memperkuat hubungan budaya dan pendidikan antara Indonesia dan Prancis. Dengan menanamkan Bahasa Prancis di sekolah, ia berharap generasi muda dapat lebih siap menghadapi dinamika global dan menjaga hubungan diplomatik yang telah terjalin kuat.

Prabowo SubiantoBahasa PrancisPendidikanHubungan BilateralBastille DayForum Ekonomi DuniaDiplomasi

Komentar

Memuat komentar...