Prabowo Kirim 34 Sapi Kurban ke 33 Kabupaten Sumut Terdepan

Sari D. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 81 dibaca
Bisik.id
Prabowo Kirim 34 Sapi Kurban ke 33 Kabupaten Sumut Terdepan

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan 34 ekor sapi untuk dikurbankan pada Idul Adha tahun ini. Sapi tersebut didistribusikan ke 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara dan satu di Provinsi Sumatera Utara.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Yusfahri Perangin‑Angin, setiap sapi berukuran 800 kilogram hingga 1 ton. Ia menegaskan, “Bobot sapi ini sangat besar berkisar 800 kilogram hingga ada yang 1 ton dan keseluruhan sapi program bantuan masyarakat ini asli dari peternak kita di Sumut,”. Sapi‑sapi tersebut berasal dari peternak lokal di wilayah tersebut.

Yusfahri menambahkan bahwa stok daging di Sumut sudah cukup untuk menampung kebutuhan Idul Adha. Ia berkata, “Stok daging kita saat ini ada sebanyak 748.000 ekor yang sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Adha yang berkisar 2.500 hingga 5.000 ekor.”

Ia juga menjelaskan bahwa peternak Sumut telah mempersiapkan ketersediaan sapi kurban berukuran besar selama dua tahun terakhir. “Selama dua tahun ini petani kita memang sudah memacu ketersediaan sapi kurban yang berukuran besar, tapi memang sifatnya hingga saat ini masih subsidi silang, seperti Nias, Tapanuli dan Sibolga masih kita suplai dari Simalungun, Langkat juga Binjai,” ujarnya.

Provinsi Sumut terus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Hewan yang akan dikurbankan harus sehat, tidak cacat, bebas penyakit, serta memenuhi syarat usia: sapi minimal dua tahun dan kambing minimal satu tahun. Yusfahri menekankan, “Pemotongan hewan juga seharusnya mengikuti kaidah, sebaiknya dilakukan oleh juru sembelih yang bersertifikat, makanya kita sarankan penyembelihan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH).”

Karena tradisi Idul Adha identik dengan penyembelihan di masjid atau tanah lapang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut mengeluarkan surat edaran kepada seluruh kabupaten/kota untuk menyosialisasikan standar pemotongan hewan kurban. Ia menutup dengan janji, “Kami akan tetap terus melakukan pengawasan kesehatan hewan kurban serta pemantauan penyembelihan hewan kurban. Kita akan berupaya agar hewan yang dikurbankan memenuhi standar higienis, bersih dan halal.”

Dengan distribusi ini, pemerintah Sumatera Utara berupaya memastikan bahwa setiap keluarga yang merayakan Idul Adha dapat melaksanakan ibadah kurban dengan hewan yang memenuhi standar kesehatan dan kehalalan.

Prabowo Subiantosapi kurbanSumatera UtaraIdul Adhapeternak lokalpengawasan kesehatan hewanpenyembelihan halal

Komentar

Memuat komentar...