Prabowo: Kopi Gaya Hidup, Manfaat Kesehatan Terbukti

Ayu W. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Prabowo: Kopi Gaya Hidup, Manfaat Kesehatan Terbukti

Gambar atau konten salah?

Prabowo Subianto mengungkapkan kecintaannya pada kopi saat pidato di Rapat Paripurna DPR RI ke‑19, yang berlangsung di Jakarta Pusat pada 20 Mei 2026. Ia menekankan bahwa minum kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup banyak orang.

Dalam sambutannya, ia berkata, "Presidennya juga mendorong minum kopi di mana‑mana," menambahkan bahwa ia sendiri sering memulai hari dengan secangkir kopi.

Prabowo juga menambahkan, "Saya mohon izin, boleh saya minum ibu ketua? Kopiko senang, presidennya peminum kopi," sambil tersenyum. Kalimat tersebut menegaskan bahwa kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari kebiasaan sehari‑harinya.

Minum kopi memang sudah melekat dalam kebiasaan banyak orang di seluruh dunia. Selain memberi rasa nikmat, kopi juga dikaitkan dengan sejumlah manfaat kesehatan bila dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Sejumlah penelitian telah mengkaji hubungan antara konsumsi kopi dan kesehatan. Salah satu studi yang dipublikasikan secara daring pada 31 Mei 2022 di Annals of Internal Medicine meneliti data dari lebih dari 170.000 orang di United Kingdom dengan usia rata‑rata 56 tahun. Semua partisipan pada awal penelitian tidak memiliki kanker atau penyakit kardiovaskular.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang yang minum 1,5 hingga 3,5 cangkir kopi setiap hari, bahkan menambahkan satu sendok teh gula per cangkir, memiliki kemungkinan 30% lebih rendah meninggal selama periode penelitian dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Namun, karena studi ini bersifat observasional, peneliti tidak dapat membuktikan hubungan sebab‑akibat antara konsumsi kopi dan penurunan risiko kematian.

Menurut Healthline, kopi mengandung kafein yang dapat melawan kelelahan dan meningkatkan energi. Kafein bekerja dengan memblokir adenosin, neurotransmitter yang membuat seseorang merasa lelah, sehingga meningkatkan kadar dopamin. Dengan memblokir adenosin, kafein meningkatkan neurotransmitter lain di otak, seperti dopamin, yang berperan dalam meningkatkan suasana hati dan kewaspadaan.

Selain itu, kopi dapat berperan dalam melindungi otak dari gangguan neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi kafein memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit Parkinson, bahkan dapat memperlambat perkembangan penyakit tersebut. Semakin banyak kopi yang dikonsumsi, semakin rendah risiko Alzheimer. Beberapa studi juga menemukan bahwa konsumsi kopi yang wajar dapat mengurangi risiko demensia dan penurunan kognitif.

Minum kopi juga dikaitkan dengan risiko depresi yang lebih rendah. Sebuah meta‑analisis menunjukkan bahwa setiap cangkir kopi yang dikonsumsi setiap hari dapat mengurangi risiko depresi hingga 8%. Penelitian lain menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi setidaknya empat cangkir kopi setiap hari memiliki risiko depresi yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang hanya minum satu cangkir.

Beberapa studi juga menunjukkan bahwa kopi dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi tiga hingga lima cangkir kopi per hari berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung sebesar 15%. Penelitian lain menemukan bahwa minum tiga hingga empat cangkir kopi setiap hari dapat mengurangi risiko stroke hingga 21%. Namun, kafein dapat mempengaruhi tekanan darah, sehingga orang dengan tekanan darah tinggi perlu memperhatikan asupan kopi mereka.

Selain manfaat bagi jantung, kopi dapat mendukung kesehatan hati dan melindungi dari berbagai penyakit hati. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari dua cangkir kopi per hari memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit hati dan kanker hati. Penelitian juga menunjukkan bahwa setiap cangkir kopi yang diminum dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit hati kronis. Konsumsi kopi juga dikaitkan dengan penurunan kekakuan hati, yang merupakan indikator kesehatan hati.

Walaupun banyak manfaat yang dikaitkan dengan kopi, penting untuk mengonsumsinya secara moderat. Kafein dapat memicu peningkatan tekanan darah pada beberapa orang, dan konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping lain. Oleh karena itu, bagi yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menambah konsumsi kopi.

Pernyataan Prabowo Subianto tentang kopi menegaskan bahwa minum kopi bukan sekadar kebiasaan, melainkan bagian dari gaya hidup yang dapat membawa manfaat kesehatan. Namun, seperti semua hal, keseimbangan tetap menjadi kunci. Dengan memahami batasan dan manfaat yang ada, kopi dapat menjadi teman setia dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran.

Prabowo Subiantokopikafeinmanfaat kesehatanrisiko depresirisiko jantungrisiko Alzheimer

Komentar

Memuat komentar...