Prabowo Minta Menteri Rilis Data Investasi Pekan 15 Juni
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri dan pejabat tinggi negara untuk hadir di kediamannya di kawasan Kertanegara, Jakarta. Rapat tersebut membahas isu strategis, termasuk hasil kunjungan kerja Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani, yang juga memimpin BKPM dan Danantara.
Di antara peserta, hadir Menteri ESDM, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Menteri Sekretaris Negara, serta sekretaris kabinet. Selama pertemuan, Prabowo menerima laporan dari Rosan tentang kunjungannya ke Amerika Serikat, beberapa negara di Eropa, dan Asia.
“Laporan tersebut menunjukkan fakta dan data valid meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia, yang tercermin dari tingginya minat dan masuknya investasi ke berbagai sektor strategis nasional,” ujarnya.
Prabowo menekankan pentingnya keterbukaan informasi. Ia memerintahkan Rosan agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat.
“Presiden juga memerintahkan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani agar data positif tersebut disampaikan kepada publik secara terbuka pada besok siang, Senin, 15 Juni 2026, di Istana Merdeka, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh dan berbasis fakta kepada masyarakat,”
Sehubungan dengan itu, Rosan ditugaskan untuk memaparkan data dan hasil kunjungannya dalam konferensi yang akan digelar di Istana Merdeka, hari ini.
Pemerintah menilai keterbukaan informasi terkait investasi penting untuk memberikan gambaran yang jelas kepada publik mengenai perkembangan ekonomi nasional dan respons positif investor global terhadap kebijakan yang sedang dijalankan.
Dengan menyiarkan data investasi secara terbuka, pemerintah berharap dapat memperkuat kepercayaan internasional dan memfasilitasi lebih banyak aliran modal ke sektor strategis Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
