Prabowo Resmikan 85 Koperasi Desa Bojonegoro lewat Zoom
Gambar atau konten salah?
Bojonegoroa – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tersebar di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Dari ribuan unit tersebut, 85 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bojonegoro turut serta dalam peresmian massal ini.
Peresmian dilakukan secara serentak melalui rapat Zoom pada Sabtu (16 Mei 2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan roda ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong langsung dari tingkat desa.
Prabowo menutup kunjungan kerja di Ibu Marsinah, yang memegang monumen dan rumah singgah di Kabupaten Nganjuk, sebelum meluncurkan ribuan KDKMP. Salah satu gerai yang diresmikan di Bojonegoro adalah KDMP Desa Campurejo, berlokasi di Jalan Lisman, Kecamatan Bojonegoro.
Setiap unit KDKMP akan dikelola secara profesional oleh 18 personel. Komposisi tim mencakup tenaga ahli pangan dan personel lokal yang diprioritaskan dari warga desa setempat, demi menciptakan lapangan kerja baru.
Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa KDMP di wilayahnya akan bergerak mengintegrasikan potensi lokal melalui kolaborasi multi‑pihak. “Hari ini ada 85 KDKMP di Bojonegoro yang ikut di launching serentak oleh Pak Presiden. Strategi kami nanti berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti UMKM lokal untuk memasok produk unggulan. BUMD Pangan akan mengintegrasikan informasi komoditas pangan seperti padi, jagung, dan kedelai, dan KDKMP berkomitmen menyerap hasil tani masyarakat dengan harga kompetitif,” ungkap Letkol Inf Dedy di KDKMP Ngampel, Sabtu (16 Mei 2026).
Pada saat peresmian, hadir pula Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi, ketua DPRD Abdulloh Umar, Sekda Edi Susanto, serta pejabat lainnya. Kades Ngampel, Purwanto, mengungkapkan kebanggaannya: “Terimakasih Presiden RI Bapak Prabowo Subianto. Sejak dicetuskannya program KDKMP, kami selalu mendukung kebijakan dan mensosialisasikan kepada masyarakat agar program tersebut berlangsung dengan baik,” tutur Purwanto.
Purwanto menegaskan bahwa pemdes Ngampel akan terus mengawal program ini dan mengajak seluruh masyarakat desa berpartisipasi aktif demi mewujudkan ekosistem ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
Dengan ribuan KDKMP yang kini beroperasi, pemerintah berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menstimulasi ekonomi desa melalui kerja sama antara pemerintah, UMKM, dan masyarakat setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
