Prabowo Sampaikan MBG, Peningkat Gizi Anak & Ekonomi Petani

Sari D. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 92 dibaca
Bisik.id
Prabowo Sampaikan MBG, Peningkat Gizi Anak & Ekonomi Petani

Gambar atau konten salah?

Di Monumen Nasional, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada 1 Mei 2026 saat peringatan Hari Buruh Internasional. Ia menanyakan langsung kepada para buruh tentang kebermanfaatan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi sosial masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah. Ia menyatakan, “Kita juga beri perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita berikan untuk rakyat berpenghasilan rendah sebesar Rp 500 triliun.”

Selanjutnya, ia mengangkat program andalannya, yakni Makan Bergizi Gratis, dan menanyakan langsung kepada buruh yang hadir, “Kita juga beri MBG. Saya tanya ke saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?” Pertanyaan itu disambut dengan sorakan.

Prabowo menekankan peran penting MBG dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, khususnya mengatasi kekurangan gizi pada anak. Ia berkata, “MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita. Saudara-saudara sekalian anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang. Dengan MBG, ekonomi kita hidup di mana‑mana,” ujarnya.

Selain aspek kesehatan, Presiden juga menyoroti dampak ekonomi program tersebut. Ia menyebut, “Rakyat butuh telur, rakyat butuh daging, sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup petani dapat penghasilan, saudara‑saudara sekalian. Uang ini semua beredar. Indonesia tambah sejahtera,” tambahnya.

Menurut Prabowo, MBG tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini bertujuan memerangi kekurangan gizi di kalangan anak dan sekaligus merangsang pasar pangan, memberi peluang bagi petani dan sektor terkait, serta memperlancar aliran uang di dalam negeri.

Prabowo SubiantoMakan Bergizi GratisHari Buruh Internasionalkekurangan gizi anakperekonomian nasionalpetanisumber daya manusia

Komentar

Memuat komentar...