Prabowo Subianto Ditunggu Hadir di Dharma Santi 2026 Bali
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Umat Hindu di pulau Dewata menantikan kedatangan Presiden Prabowo Subianto untuk merayakan Dharma Santi 2026 di Bali.
Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, menegaskan bahwa umat Hindu mengharapkan kehadiran Presiden pada 17 April 2026. Pada 13 April 2026, Ni Luh Puspa berkata, “Panitia telah menyampaikan undangan melalui Kementerian Sekretariat Negara dan kami juga sudah berkomunikasi secara langsung,”.
Prosesi Dharma Santi merupakan puncak rangkaian Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Acara ini menjadi ajang silaturahmi, saling memaafkan, dan halal bihalal di antara umat Hindu. Dharma Santi sekaligus momentum kebersamaan umat Hindu di Indonesia, sekaligus refleksi diri pasca Catur Brata Penyepian untuk mempererat persaudaraan dan harmoni sosial.
Perayaan biasanya diisi dengan doa bersama, Dharma Wacana (ceramah keagamaan), serta pertunjukan seni budaya yang menarik bagi wisatawan. Acara ini biasanya dimulai dari tingkat desa, daerah, hingga tingkat nasional. Tahun ini, acara diawali dengan Saka Yoga Festival 2026 yang digelar di Lapangan Aldiron Pancoran Jakarta.
Masyarakat umum dan pelaku UMKM turut terlibat sebagai bagian penguatan ekonomi lokal. Selain ruang perayaan spiritual, acara ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis kebugaran (wellness) dan spiritualitas.
“Spiritual tourism dan wellness tourism menjadi bagian penting dalam penguatan pariwisata berkualitas. Indonesia memiliki potensi besar dalam menghadirkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik, tetapi juga bermakna,” ujar Ni Luh Puspa.
Menurut Ni Luh Puspa, pengembangan wellness tourism menjadi salah satu transformasi pariwisata nasional menuju sektor yang lebih berkualitas dan berkelanjutan. “Kami terus mendorong penguatan ekosistem wellness, baik melalui event maupun industri. Saat ini Bali, Yogyakarta, dan Solo kami dorong sebagai destinasi wellness, dan ke depan akan diperluas ke berbagai daerah,” tutup Ni Luh Puspa.
Perayaan Dharma Santi di Bali tidak hanya menjadi momen keagamaan, tetapi juga peluang bagi pengembangan pariwisata spiritual dan wellness, memperkuat ekonomi lokal, serta mempererat persaudaraan antarumat Hindu di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Eropa Tutup Sementara Tempat Wisata
Antavaya & Allo PayLater: Diskon 20% Liburan hingga Akhir 2026
Seine Dibuka untuk Berenang di Tengah Gelombang Panas Paris
Rachmat Gobel Wafat, Sempat Posting 10 Wisata Gorontalo
Bandara Trump Resmi Ganti Nama, Proses Transisi Bertahap
Trans Studio Cibubur Rayakan 7 Tahun dengan Promo Tiket
Berita Terbaru
4.500 Orang Kunjungi Museum Marsinah Usai Diresmikan Prabowo
Rem Blong, Truk Minyak Tabrak 4 Motor-Mobil
Bridgestone Luncurkan Ban Tanpa Udara untuk Kendaraan Otonom
Ragunan Tetap Ramai Meski Libur Sekolah Hampir Usai
Merino Pahlawan Spanyol, Singkirkan Belgia 2-1
Panduan Orang Tua Hadapi MPLS Anak SD
Sensus Ekonomi Bali Baru 43 Persen, Gubernur Koster Ancam Lapor ke Mendagri
Surabaya Larang Pungli RT/RW, Pengurus Nakal Dicopot
Pabrik Susu Formula: 5 Tahap Produksi yang Ketat
Ayam Cemani: Mitos Mistis vs Fakta Genetik
