Prabowo Subianto Tidak Lanjutkan Jabatan Ketua Umum PB IPSI
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto membuka Musyawarah Nasional XVI PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di JCC pada 11 April 2024. Dalam sambutannya, ia menyatakan tidak akan melanjutkan jabatan sebagai ketua umum.
Rapat tersebut membahas agenda strategis organisasi dan juga penetapan Ketua Umum PB IPSI periode 2026-2030. Proses penyaringan calon telah berlangsung lebih dari satu bulan, dengan sejumlah nama diusulkan oleh provinsi dan perguruan.
Selama lima periode, Prabowo Subianto dikenal sebagai ketua umum. Ia sering digadang‑gandakan untuk melanjutkan, namun pada saat sambutannya ia mengatakan:
“Alhamdullilah hari ini saya menyatakan bahwa saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI,” kata Prabowo.
Ia menambahkan, “Karena saya sudah mengemban tugas kebangsaan yang sudah menyita waktu saya sehingga saya tak mungkin efektif jadi Ketua Umum IPSI.”
Prabowo juga meminta maaf atas ketidakhadiran aktifnya selama tiga tahun terakhir. Ia berkata, “Saya minta maaf tiga tahun ini tak terlalu aktif di depan tapi saya selalu mendukung pencak silat. Apalagi sekarang saya Presiden, pembinaan pencak silat akan lebih dahsyat lagi,” tuturnya.
Pembukaan ini menandai pergantian kepemimpinan dan menegaskan komitmen Presiden terhadap tugas kebangsaan serta dukungan terhadap pencak silat di tingkat nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
