Prabowo Target Tambah 3 IFP Per Sekolah Tahun Ini 2026
Gambar atau konten salah?
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya menambah Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard di setiap sekolah. Menurutnya, targetnya adalah tiga unit per sekolah pada tahun ini. “Saya ingin semua ruang kelas punya layar digital, smartboard. Sekarang baru satu per sekolah, ada yang dua. Berarti target kita masih tiap sekolah mungkin tiga, empat lagi. Tahun ini kita perjuangkan tiga tambahan ke seluruh Indonesia,” ujarnya di video resmi Sekretariat Presiden pada Kamis, 30 Juni 2026.
Keputusan ini muncul setelah Prabowo melakukan peninjauan revitalisasi SMAN 1 Cilacap di Desa Donan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada 29 April 2026. Ia menegaskan bahwa peningkatan fasilitas tidak boleh berhenti di situ. “Tapi saya tidak mau berhenti di situ. Sekolah yang sudah diperbaiki pun harus kita tambah kualitasnya,” tambahnya.
Prabowo menjelaskan fungsi smartboard sebagai alat belajar interaktif. “Dengan demikian interaktif, silabus-silabus ada, software membantu semua. Kalau murid atau guru ingin ulangi‑ulangi bisa setiap saat diulangi pelajaran,” katanya. Menurutnya, setiap kelas akan memiliki akses ke materi lengkap dan perangkat lunak yang mendukung proses belajar.
Data terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menunjukkan bahwa pada 1 April 2026, sebanyak 288 ribu smartboard sudah didistribusikan ke sekolah‑sekolah, termasuk wilayah terdalam, terluar, dan terdepan (3T). Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto menilai pembelian smartboard sebagai langkah transformasi digital pendidikan. Ia menegaskan, “Digitalisasi pembelajaran harus bergerak dari distribusi menuju pemanfaatan yang maksimal. IFP harus menjadi bagian dari proses belajar sehari-hari yang mendorong interaksi, kreativitas, dan inovasi di kelas,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa perbaikan pendidikan adalah investasi terpenting. Ia menyatakan, “Pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa kita. Saya akan menaruh perhatian dan saya akan investasi besar‑besaran di bidang pendidikan untuk masa depan bangsa kita semuanya. Setiap anak Indonesia harus dikasih pendidikan yang terbaik,” tambahnya.
Dengan langkah ini, pemerintah berupaya memperkuat infrastruktur digital di sekolah, memastikan setiap murid memiliki akses ke teknologi yang mendukung pembelajaran interaktif dan konten yang terstruktur. Perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi masa depan untuk menghadapi tantangan global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
