Prabowo Usulkan Bahasa Prancis di Sekolah Nasional
Gambar atau konten salah?
Prabowo Subianto mengumumkan bahwa semua tingkat sekolah di Indonesia harus mengajarkan Bahasa Prancis. Ia menekankan hal ini sebagai persiapan menghadapi perkembangan global. Pernyataan tersebut diucapkan saat kunjungan beliau ke Istana Kepresidenan Élysée di Paris, pada 28 Mei 2026, di hadapan Macron.
Di Indonesia, Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, menyampaikan bahwa Belum ada instruksi dari pemerintah pusat. Ia berteriak di Gedung Negara Grahadi setelah pelantikan ratusan kepala sekolah pada 3 Juni 2026. Aries menegaskan kesiapan Dindik Jatim untuk mengikuti arahan pusat, namun menunggu petunjuk lebih lanjut.
Aries menambahkan, “Sampai sekarang belum ada arahan, kita menunggu saja. Prinsip, apapun yang diperintahkan kita siap.” Ia menekankan komitmen lembaga pendidikan Jawa Timur untuk segera menyesuaikan kurikulum bila ada perintah.
Prabowo sebelumnya sudah menginstruksikan seluruh sekolah di Indonesia untuk memasukkan Bahasa Prancis ke dalam kurikulum. Ia menyatakan bahwa langkah ini penting mengingat dinamika dunia yang terus berubah.
Dengan demikian, meski belum ada arahan resmi, pihak pendidikan di Jawa Timur bersedia menindaklanjuti perintah pusat. Sementara itu, pemerintah pusat masih menunggu keputusan akhir mengenai penambahan Bahasa Prancis dalam kurikulum nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
