Pramono Resmikan RS Mayapada, Target Pasien Berhenti Berobat ke Luar Negeri
Gambar atau konten salah?
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menghadiri peresmian Rumah Sakit Mayapada Jakarta Timur (MHJT). Ia berharap kehadiran rumah sakit kedelapan milik Mayapada ini bisa menghentikan kebiasaan pasien Indonesia yang berobat ke luar negeri.
"Saya sangat berharap bahwa pengembangan Mayapada ini akan membantu Jakarta menjadi kota dengan kesadaran kesehatan yang lebih baik. Saya sungguh berharap Rumah Sakit Mayapada ini menjadi rumah sakit internasional yang benchmark-nya, rujukannya, jangan lagi dengan rumah sakit yang ada di Indonesia," ujar Pramono saat peresmian MHJT di Jakarta Timur, Kamis, 09 Agustus 2026.
Ia melanjutkan, "Saya berharap bahwa ini akan menjadi pilihan bagi warga kita yang selama ini rumah sakitnya mau di Penang, di Singapura, udah nggak usah jauh-jauh. Di Jakarta aja, di Mayapada aja, karena mereka mempunyai fasilitas yang sungguh sangat baik dan lengkap."
RS Mayapada Jakarta Timur memiliki kapasitas 107 tempat tidur. Fokus utama rumah sakit ini adalah pelayanan untuk pasien ibu dan anak.
Menurut Pramono, rumah sakit ini sangat dibutuhkan. Alasannya, Cakung merupakan kecamatan terpadat kedua di Jakarta setelah Tambora, namun fasilitas kesehatannya masih terbatas.
"Seperti kita ketahui bersama, di Jakarta ini ada 195 rumah sakit. Yang sebagian dikelola oleh pemerintah Jakarta, sebagian swasta dan sebagainya, ada juga yang vertikal, ada juga yang dimiliki oleh TNI dan Polri," jelasnya.
Pramono ingin penambahan rumah sakit di Jakarta bisa meningkatkan Universal Health Coverage (UHC) daerah Jakarta yang saat ini sudah mencapai 98 persen.
CEO Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir, juga menyampaikan harapannya dalam acara yang sama. Ia berharap MHJT dapat membantu masyarakat, khususnya di Jakarta Timur, dalam hal pelayanan kesehatan.
"Kami harap rumah sakit ini bisa membawa keberuntungan. Bukan hanya untuk Mayapada, tapi paling penting rumah sakit ini dapat membawa keberuntungan, bisa membawa berkat bagi masyarakat sekitarnya," kata Jonathan.
"Kami harap ini bisa meluaskan kami punya network untuk bisa melayani pasien di Jakarta Timur ini," lanjutnya.
Jakarta saat ini memiliki 195 rumah sakit yang dikelola oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, swasta, instansi vertikal, serta TNI dan Polri. Dengan tambahan RS Mayapada Jakarta Timur, diharapkan akses layanan kesehatan bagi warga Jakarta Timur semakin merata dan berkualitas, sehingga mengurangi ketergantungan pada fasilitas kesehatan di luar negeri.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
