Presiden Pilih Muhammad Qodari Jadi Kepala Bakom Indonesia

Hendra M. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 78 dibaca
Bisik.id
Presiden Pilih Muhammad Qodari Jadi Kepala Bakom Indonesia

Gambar atau konten salah?

Istana Negara di Jakarta menjadi saksi pada 27 April 2026 ketika Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah pejabat baru. Salah satu nama yang mendapat sorotan publik adalah Muhammad Qodari, yang kini akan memegang posisi strategis sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom). Langkah ini menandai pergeseran peran bagi sosok yang sebelumnya dikenal luas sebagai analis politik dan peneliti kawakan.

Seremoni pelantikan dimulai dengan pengucapan sumpah jabatan di hadapan Presiden. Qodari menyatakan kesetiaan pada UUD 1945 dan komitmen untuk menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab. Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR Ahmad Muzani, dan jajaran menteri koordinator. Penunjukan Qodari sebagai Kepala Bakom menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati oleh Angga Raka Prabowo.

Latarnya pendidikan Qodari kuat dan beragam. Ia menyelesaikan studi S1 di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada 1997. Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan di University of Essex, Inggris, meraih gelar Master pada 2002 dengan spesialisasi political behaviour. Pada 2016, Qodari memperoleh gelar S3 dari Fisipol Universitas Gadjah Mada dengan predikat sangat memuaskan melalui disertasi tentang dinamika pemilu legislatif dan presiden di Indonesia.

Karirnya di dunia riset dimulai di Institut Studi Arus Informasi (ISAI) dan CSIS, sebelum akhirnya mendirikan lembaga riset independen Indo Barometer pada 2006. Pindah ke jalur birokrasi terjadi ketika ia ditunjuk sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan pada 20 Oktober 2024, kemudian naik menjadi Kepala Staf Kepresidenan pada September 2025 di KSP.

Sebagai pejabat negara, Qodari juga terdaftar dalam laporan e-LHKPN. Berdasarkan data per 19 Januari 2025, total harta kekayaannya mencapai Rp 261.937.383.652. Aset terbesarnya berupa tanah dan bangunan senilai Rp 182,7 miliar, serta kas dan setara kas mencapai Rp 70,7 miliar. Laporan ini mencerminkan prinsip keterbukaan informasi yang diharapkan dari pejabat publik.

Penempatan Qodari di Bakom membawa harapan baru bagi pola diseminasi kebijakan negara. Di posisi ini, ia bertanggung jawab memastikan pesan-pesan strategis pemerintah tersampaikan secara jelas dan meminimalisir distorsi informasi di ruang publik. Tugasnya menuntut kemampuan komunikasi yang tinggi, sekaligus menjaga integritas pesan pemerintah.

Menanggapi tugas barunya, Qodari sempat menyatakan bahwa beban tanggung jawab yang ia pikul kini semakin berat seiring dengan kompleksitas komunikasi yang terus berkembang. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi dan kejelasan informasi kepada masyarakat.

Dengan latar belakang akademis yang kuat, pengalaman riset yang luas, dan rekam jejak birokrasi yang solid, Muhammad Qodari diharapkan dapat membawa pendekatan baru dalam mengelola komunikasi pemerintah. Penunjukan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat sinergi antara negara dan masyarakat melalui penyampaian informasi yang lebih transparan dan mudah dipahami.

Muhammad QodariKepala BakomPresiden Prabowo SubiantoKomunikasi PemerintahTransparansi InformasiIndo Barometere-LHKPNKSP

Komentar

Memuat komentar...