Presiden Prabowo Panggil Menteri Keuangan Tengah Turun IHSG
Gambar atau konten salah?
Pada sore hari, Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Pemanggilan tersebut terjadi di tengah kondisi sektor keuangan Indonesia yang semakin memburuk.
Pada hari itu, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menembus level Rp 17.600. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 4% hingga mencapai 6.400.
Tidak ada petunjuk jelas mengenai arahan yang akan diberikan Prabowo. Semua pihak yang hadir belum mau memberikan keterangan. "Belum tahu saya diundang saja nih. Nanti abis meeting aja ya," kata Purbaya singkat saat tiba di Istana, Senin, 18 Mei 2026. Perry dan Airlangga juga tetap tenang dan tidak mengungkapkan tujuan pertemuan tersebut.
Di sisi lain, beberapa menteri lainnya turut hadir bersamaan. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia juga berada di Istana pada saat itu.
Pertemuan ini menandakan perhatian tinggi pemerintah terhadap kondisi keuangan yang sedang mengalami tekanan. Keputusan dan arahan yang akan diambil masih belum diketahui, namun situasi ini menegaskan perlunya langkah-langkah cepat untuk menstabilkan pasar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
