Pria Hanyut di Sungai Brantas, Pencarian Berlanjut di Kediri
Gambar atau konten salah?
Pada 05 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pria terhanyut di Sungai Brantas di bawah Jembatan Jongbiru, sisi barat Kelurahan Mrican, Kota Kediri. Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, laporan diterima pukul 10.20 WIB. “Tim URC BPBD langsung kami kerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.55 WIB. Saat ini personel sudah kami turunkan lengkap dengan peralatan water rescue untuk melakukan pencarian,” ujarnya pada Selasa (05 Mei 2026).
BPBD Kota Kediri kini mengerahkan delapan personel. Lima di antaranya melakukan penyisiran menggunakan perahu di aliran Sungai Brantas, sementara tiga personel lainnya bersiaga di darat untuk mendukung evakuasi dan pemantauan. Tim ini bekerja di titik terakhir korban terlihat.
Korban, bernama Jono, berusia 58 tahun dan berasal dari Kelurahan Gampengrejo. Sebelum kejadian, Jono bersama rekannya sedang membersihkan area tepi sungai sebagai persiapan kegiatan pladu atau penggelontoran air bendungan. Saat proses pembersihan berlangsung, keduanya masuk ke dalam aliran sungai. Kelelahan membuat Jono tidak mampu menahan derasnya arus, sehingga terseret.
Rekan Jono berusaha menolong, namun arus kuat menghalangi upaya penyelamatan. Saat dilaporkan hanyut, korban tidak mengenakan baju dan memakai celana pendek berwarna merah. Hingga saat ini, Jono masih dinyatakan hilang dan berada dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
BPBD Kota Kediri menegaskan fokus utama: melakukan asesmen di lokasi, penyisiran awal, serta operasi pencarian di sekitar titik korban terakhir terlihat. “Selain itu, juga akan datang dari Basarnas Trenggalek yang membawa perlengkapan lengkap, serta tim dari BPBD Kabupaten Kediri untuk memperkuat proses pencarian jadi akan ada 3 tim yang akan melakukan pencarian,” tambah Joko.
Dengan tiga tim yang terkoordinasi, upaya pencarian terus berlanjut. Situasi tetap dinilai serius, namun koordinasi antar lembaga diharapkan dapat mempercepat temuan korban. Pihak terkait tetap memantau perkembangan dan menegaskan keseriusan dalam menelusuri hilangnya Jono di Sungai Brantas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
