Pria Hanyut di Sungai Brantas, Pencarian Berlanjut di Kediri

Eko P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 107 dibaca
Bisik.id
Pria Hanyut di Sungai Brantas, Pencarian Berlanjut di Kediri

Gambar atau konten salah?

Pada 05 Mei 2026 sekitar pukul 09.30 WIB, seorang pria terhanyut di Sungai Brantas di bawah Jembatan Jongbiru, sisi barat Kelurahan Mrican, Kota Kediri. Warga setempat segera melaporkan kejadian tersebut.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, laporan diterima pukul 10.20 WIB. “Tim URC BPBD langsung kami kerahkan ke lokasi dan tiba sekitar pukul 10.55 WIB. Saat ini personel sudah kami turunkan lengkap dengan peralatan water rescue untuk melakukan pencarian,” ujarnya pada Selasa (05 Mei 2026).

BPBD Kota Kediri kini mengerahkan delapan personel. Lima di antaranya melakukan penyisiran menggunakan perahu di aliran Sungai Brantas, sementara tiga personel lainnya bersiaga di darat untuk mendukung evakuasi dan pemantauan. Tim ini bekerja di titik terakhir korban terlihat.

Korban, bernama Jono, berusia 58 tahun dan berasal dari Kelurahan Gampengrejo. Sebelum kejadian, Jono bersama rekannya sedang membersihkan area tepi sungai sebagai persiapan kegiatan pladu atau penggelontoran air bendungan. Saat proses pembersihan berlangsung, keduanya masuk ke dalam aliran sungai. Kelelahan membuat Jono tidak mampu menahan derasnya arus, sehingga terseret.

Rekan Jono berusaha menolong, namun arus kuat menghalangi upaya penyelamatan. Saat dilaporkan hanyut, korban tidak mengenakan baju dan memakai celana pendek berwarna merah. Hingga saat ini, Jono masih dinyatakan hilang dan berada dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

BPBD Kota Kediri menegaskan fokus utama: melakukan asesmen di lokasi, penyisiran awal, serta operasi pencarian di sekitar titik korban terakhir terlihat. “Selain itu, juga akan datang dari Basarnas Trenggalek yang membawa perlengkapan lengkap, serta tim dari BPBD Kabupaten Kediri untuk memperkuat proses pencarian jadi akan ada 3 tim yang akan melakukan pencarian,” tambah Joko.

Dengan tiga tim yang terkoordinasi, upaya pencarian terus berlanjut. Situasi tetap dinilai serius, namun koordinasi antar lembaga diharapkan dapat mempercepat temuan korban. Pihak terkait tetap memantau perkembangan dan menegaskan keseriusan dalam menelusuri hilangnya Jono di Sungai Brantas.

Sungai BrantasBPBD Kota KediriTim URCJembatan JongbiruPencarian korbanJonoBasarnas Trenggalek

Komentar

Memuat komentar...