PT RATU Setujui Akuisisi 20% Madura Strait PSC via SMSD
Gambar atau konten salah?
PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mengumumkan bahwa rencana ekspansi di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui aksi korporasi untuk mengakuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC. Cara akuisisi ini dilakukan lewat pembelian 100% saham SMS Development Limited (SMSD) oleh PT Raharja Energi Madura (REM). Dengan transaksi ini, REM secara tidak langsung memperoleh 20% Participating Interest di Madura Strait PSC, yang dioperasikan oleh Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). Persetujuan juga mencakup pemberian jaminan kepada penjual agar akuisisi dapat dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Persetujuan pemegang saham atas kedua agenda RUPSLB ini merupakan pencapaian yang sangat berarti. Akuisisi Participating Interest di Madura Strait PSC akan memperluas dan memperkuat portofolio hulu migas Perseroan secara signifikan,” ujar Direktur Utama RATU, Sumantri, dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (22 Mei 2026).
RUPSLB juga menyetujui rencana perseroan menerbitkan corporate guarantee dan cash deficit guarantee atas fasilitas kredit yang diperoleh REM dari bank dan lembaga pembiayaan. Garansi ini dimaksudkan sebagai bagian dari struktur pembiayaan keseluruhan yang dirancang untuk mendukung kelancaran penyelesaian transaksi.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan seluruh tahapan transaksi dan memenuhi kewajiban pasca‑RUPS sesuai ketentuan regulasi yang berlaku, demi kepentingan terbaik seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, RATU menegaskan komitmennya terhadap pertumbuhan portofolio hulu migasnya. Transaksi ini diharapkan memperluas jangkauan operasional perusahaan di wilayah Madura dan meningkatkan kontribusi terhadap industri migas nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
