Purbaya Jadwalkan Makan Siang dengan Said Iqbal Bahas Pajak JHT
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akhirnya menjadwalkan pertemuan dengan Said Iqbal, yang menjabat sebagai Presiden KSPI sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Rencana ini muncul setelah Said Iqbal sebelumnya mengeluh kesulitan untuk bertemu langsung dengan Purbaya.
Purbaya mengungkapkan bahwa ia akan mengadakan makan siang bersama Said Iqbal pada hari berikutnya. Pertemuan tersebut rencananya berlangsung di kantor Purbaya. "Besok saya makan siang sama dia. Besok makan siang sama Pak Said Iqbal. Jam 12, di kantor saya," kata Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Hingga saat ini, Purbaya belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai topik apa saja yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun, Said Iqbal sebelumnya menyatakan bahwa ia kesulitan menemui Menteri Keuangan untuk membahas persoalan pajak pencairan Jaminan Hari Tua (JHT).
Said Iqbal memprotes kebijakan pajak JHT karena dianggap memberatkan kelompok buruh. Ia mengaku sudah beberapa kali berusaha menemui Purbaya dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Presiden, tetapi tidak mendapat tanggapan. "Udah dua kali, tiga kali saya minta ketemu Menteri Purbaya sebagai Penasihat Khusus Presiden, tapi nggak direspon. Kan Pak Purbaya menyatakan, oh Iqbal nggak pernah kirim surat. Iya, saya dengan Pak Purbaya kan sejajar karena saya minta ketemunya sebagai Penasihat Khusus Presiden, bukan sebagai KSPI," ujar Said Iqbal dalam konferensi pers di Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.
Said Iqbal membantah pernyataan Purbaya yang menyebut dirinya tidak pernah mengajukan permintaan pertemuan. Menurutnya, setelah diminta mengirimkan surat resmi, pihaknya sudah memenuhi permintaan tersebut. Namun, hingga saat itu, pertemuan tetap tidak bisa dilakukan.
Pertemuan ini menjadi penting karena menyangkut kebijakan pajak yang langsung berdampak pada kesejahteraan buruh. Said Iqbal sendiri memiliki dua peran sekaligus, yaitu sebagai perwakilan serikat buruh dan sebagai penasihat presiden, sehingga posisinya cukup strategis dalam menyuarakan aspirasi pekerja.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Purbaya Jadwalkan Makan Siang dengan Said Iqbal Bahas Pajak JHT
Australia Peringatkan Warganya: Jangan Cari Uang di Bali Pakai Visa Turis
Menhub: Ada Beda Tafsir Potongan 8% Ojol
Dukungan ke Appi di Musda Golkar Tetap Jalan
Rustika Herlambang Raih Doktor, Ungkap Peran Algoritma di Isu IKN
Masjid Istiqlal Salurkan Program Pemberdayaan Umat
Mortir Aktif Ditemukan di Rumah Warga Semarang
9.108 Batang Rokok Ilegal Disita di Lamongan