Purwakarta Jadi Pilihan Wisata Weekend Murah dari Jakarta

Fajar H. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 113 dibaca
Bisik.id
Purwakarta Jadi Pilihan Wisata Weekend Murah dari Jakarta

Gambar atau konten salah?

Purwakarta kini menjadi pilihan bagi traveler yang ingin menghabiskan akhir pekan di luar kota Jakarta. Dengan kombinasi layanan Commuter Line dan kereta api lokal, perjalanan ke Purwakarta dapat dilakukan dengan biaya sekitar Rp 8.000–Rp 9.000.

Perjalanan biasanya dimulai dari Stasiun Jakarta Kota atau Tanah Abang menuju Cikarang. Tarif Commuter Line di sini berkisar Rp 5.000, sedangkan dari Manggarai hanya Rp 4.000. Setelah sampai di Cikarang, penumpang dapat melanjutkan dengan KA Lokal Walahar menuju Purwakarta, dengan tarif Rp 4.000. Rangkaian perjalanan ini memudahkan perpindahan moda dalam satu alur yang praktis.

“Perjalanan menuju Purwakarta menghadirkan pengalaman yang terasa santai. Dari balik jendela kereta lokal, pelanggan dapat menikmati hamparan sawah hingga lanskap perbukitan yang menghadirkan suasana tenang,” pernyataan KAI dalam rilis kepada detikTravel, Minggu (12/4/2026).

Setibanya di Stasiun Purwakarta, kawasan wisata seperti Situ Buleud dapat dijangkau dengan berjalan kaki, memberi nuansa kota yang hangat dan bersahabat,” pernyataan ditambahkan.

Air Mancur Sri Baduga menjadi daya tarik tersendiri pada waktu tertentu. Air mancur ini dikenal sebagai salah satu pertunjukan air mancur terbesar di Asia Tenggara. Kombinasi semburan air, pencahayaan, dan narasi budaya menciptakan pengalaman visual yang berkesan bagi pengunjung.

Purwakarta juga menawarkan ragam pilihan wisata lain. Kawasan Waduk Jatiluhur menampilkan panorama perbukitan dan hamparan air yang luas, cocok untuk menikmati suasana alam yang tenang. Di Situ Wanayasa, traveler dapat menikmati pemandangan danau sambil mencicipi kuliner khas seperti sate maranggi, ayam bakar, hingga ketan bakar.

Penginapan di Purwakarta cukup terjangkau, sehingga menambah kenyamanan bagi para wisatawan. Bagi yang memiliki waktu lebih panjang, perjalanan dapat dilanjutkan ke wilayah Subang. Di sana, destinasi seperti kebun teh Ciater dan berbagai curug menawarkan suasana alam yang segar.

KAI mencatat peningkatan minat masyarakat terhadap perjalanan ini. Frekuensi perjalanan Commuter Line meningkat dari 158 perjalanan per hari pada 2015 menjadi 281 perjalanan per hari pada 2025, menandakan kebutuhan mobilitas yang terus berkembang.

Volume pengguna Commuter Line Cikarang Line juga menunjukkan tren pertumbuhan. Pada 2022 tercatat 55.660.235 pengguna, meningkat menjadi 71.636.443 pada 2023, lalu 84.426.385 pada 2024, dan mencapai 85.936.774 pada 2025. Pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna telah mencapai 21.717.664 orang.

Pertumbuhan juga terlihat pada layanan KA Lokal Walahar Ekspres relasi Cikarang‑Purwakarta. Pada 2022 tercatat 2.116.286 pengguna, meningkat menjadi 3.253.936 pada 2023, kemudian 3.855.463 pada 2024, dan mencapai 4.084.928 pada 2025. Pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna telah mencapai 1.065.973 orang.

“Kombinasi layanan ini menjadikan perjalanan menuju Purwakarta sebagai pilihan menarik untuk menikmati waktu luang. Pilihan wisata yang dekat dari Jakarta, biaya yang terjangkau, serta suasana yang berbeda membuat perjalanan menjadi lebih mudah direncanakan dan tetap memberi pengalaman yang berkesan,” ujar Anne. (fem/fem)

Dengan tarif terjangkau, fasilitas transportasi yang terintegrasi, dan beragam destinasi alam serta budaya, Purwakarta menjadi alternatif yang praktis bagi warga Jakarta yang ingin melarikan diri sejenak dari hiruk‑hipur kota.

PurwakartaCommuter LineSitu BuleudAir Mancur Sri BadugaKAICikarang Linewisata alamtransportasi terintegrasi

Komentar

Memuat komentar...