QRIS Lintas Negara: 5,7 Juta Inbound, 1,7 Juta Out
Gambar atau konten salah?
Bank Indonesia resmi meluncurkan QRIS Lintas Negara dengan Korea Selatan pada 1 April 2026 di kantor pusatnya di Jakarta. Acara ini menandai langkah pertama Indonesia dalam memperluas jaringan pembayaran digital ke luar negeri.
Menurut Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta, volume transaksi QRIS antarnegara menunjukkan tren positif di empat negara: Jepang, Malaysia, Thailand, dan Singapura. Inbound ke Indonesia sudah mencapai 5,7 juta transaksi, sementara outbound warga Indonesia di luar negeri mencapai 1,7 juta transaksi. “Transaksi QRIS antarnegara ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif, dengan volume transaksi Inbound ke Indonesia itu sudah mencapai 5,7 juta transaksi, sementara yang outbound orang Indonesia yang keluar itu mencapai 1,7 juta transaksi,” ujarnya dalam acara peluncuran QRIS Indonesia‑Korea Selatan di Kantor Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (1 April 2026).
Data tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap kemudahan yang ditawarkan QRIS antarnegara, baik bagi wisatawan asing yang bertransaksi di Indonesia maupun masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri. “Data yang ini mencerminkan bahwa KRIS antarnegara ini merupakan solusi relevan yang dibutuhkan masyarakat,” tambah Filianingsih.
Dengan peluncuran ini, wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea Selatan, maupun sebaliknya, dapat bertransaksi menggunakan ponsel masing-masing tanpa perlu menukar mata uang. Filianingsih menambahkan bahwa Indonesia tidak hanya ingin menjadi pengguna, tetapi juga co‑creator bersama bank sentral dan regional dalam ekosistem pembayaran global yang lebih inklusif dan merata.
“Implementasi Qris antar negara antara Indonesia dengan Korea merupakan langkah konkret dalam membujukkan agenda tersebut. Ini tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membuka peluang usaha yang lebih luas,” ujarnya.
Peluncuran QRIS Lintas Negara ini menandai langkah konkret Indonesia menuju integrasi pembayaran digital global, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha di kedua negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
