Quiles Terbukti Tercepat Moto3 Jerez, Veda Debut di Balapan Indonesia
Gambar atau konten salah?
24 April 2026 – Sesi Free Practice 1 Moto3 Spanyol berlangsung di sirkuit Jerez. Setelah libur hampir sebulan, para pembalap kembali berkumpul di lap.
Di antara para peserta, Maximo Quiles menonjol dengan catatan terbaik satu menit 44,833 detik. Ia memimpin sesi dengan selisih lebih dari satu setengah menit dari pembalap berikutnya.
Debutan Veda Ega Pratama dari Indonesia menempati posisi 24. Awalnya ia berkutat di antara posisi 19–22. Pada lima menit terakhir, ia sedikit memperbaiki waktunya dan naik ke peringkat 17, namun masih 1,434 detik tertinggal dari Quiles. Pada akhir sesi, perbedaan antara Veda dan Quiles mencapai 1,975 detik.
Rider lain, Matteo Bertelle dan Marco Morelli, menempati posisi kedua dan ketiga. Sementara itu, Honda Team Asia menandai kehadiran Veda di balapan ini.
Veda akan melanjutkan latihan pada sesi berikutnya yang dijadwalkan mulai pukul 18:15 WIB sore hari.
Dengan hasil ini, Veda Ega Pratama menunjukkan bahwa ia masih berusaha memperbaiki performa setelah jatuh di MotoGP Amerika Serikat. Sementara Maximo Quiles tetap menjadi pembalap tercepat pada sesi pertama di Jerez.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
