Rebalancing MSCI 29 Mei: Pasar Turun, 6 Saham Dipukul
Gambar atau konten salah?
MSCI baru saja mengumumkan rebalancing yang berlaku pada penutupan perdagangan 29 Mei 2026. Seiring dengan pengumuman tersebut, enam saham Indonesia yang dihapus dari MSCI Global Standard Index langsung turun di pasar pagi.
Di 13 Mei 2026, saat 09.37 WIB, IHSG berada di level 6.767,47, turun 1,33% atau setara 91,42 poin. Indeks ini mencapai puncak 6.787,34 dan terendah 6.727,150 pada hari itu.
Penurunan paling tajam dialami oleh PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Kedua saham milik Prajogo Pangesto jatuh lebih dari 10% di sesi pagi.
Pada 09.30 WIB, TPIA turun 10,50% atau 530 poin ke level 4.520. Sementara CUAN melemah 10,05% atau 95 poin ke posisi 850.
Berikutnya, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) juga terkoreksi hingga 9,09% atau turun 370 poin ke level 3.700. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turun 8,15% atau 95 poin menjadi 1.070.
Penurunan juga terjadi pada PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), yang melemah 8,03% atau 290 poin ke level 3.320. BREN adalah salah satu saham afiliasi konglomerat Prajogo Pangestu yang keluar dari indeks MSCI.
Di sisi lain, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) turun 4,95% atau 70 poin ke posisi 1.345. Berbeda dengan lima saham lainnya yang keluar total dari MSCI Global Standard Index, AMRT dipindahkan ke MSCI Global Small Cap Index.
Rebalancing MSCI ini menandai perubahan kriteria indeks yang memicu koreksi tajam pada saham-saham terpilih, mencerminkan dinamika pasar dan persepsi investor terhadap perubahan klasifikasi indeks.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz