Remaja Malang Mencari Nasi Goreng Terbuka 2 Jam Pas Lebaran
Gambar atau konten salah?
Idul Fitri menjadi momen istimewa setiap tahun, di mana rumah‑rumah berlomba menyiapkan berbagai menu makanan spesial untuk para tamu. Biasanya, kue, makanan ringan, buah, dan minuman menjadi andalan.
Selama Lebaran, aktivitas memasak nasi berkurang. Makanan sehari‑hari digantikan oleh pilihan lain yang juga mengenyangkan, seperti bakso, siomay, atau aneka kue. Bagi yang ingin menikmati makanan berat, mereka harus berburu di warung, yang biasanya hanya sedikit yang buka.
Itulah yang dialami Haidaruddin dan Netra Kinasih. Seluruh hari mereka menghabiskan waktu kunjung saudara, sampai kegiatan silaturahim baru selesai pukul 21.00 WIB. Meski banyak jenis makanan disantap, terasa ada yang kurang bagi mereka.
“Dari pagi baru makan nasi sekali, belum kenyang,” kata Haidaruddin yang berstatus mahasiswa semester VII sebuah perguruan tinggi negeri di Malang, “Sabtu (21/3/2026) malam.”
“Terakhir makan nasi tadi pagi pas sarapan di rumah,” timpal Netra, adiknya.
Setelah selesai kunjung keluarga, mereka tidak langsung pulang. Bersama rasa lapar yang melanda, mereka bermotor keliling kota. Tujuannya mencari tempat makan yang masih buka. Pilihan pun jatuh pada warung tenda di Jl Panglima Sudirman.
Dari beberapa menu yang tersedia, keduanya sepakat memesan nasi goreng. Di depan Haidar dan Netra, antrean pembeli telah mengular. Namun kedua remaja memilih bertahan menunggu, karena kalaupun pulang, pasti tidak ada makanan berat di rumah. Satu per satu pembeli yang mengantre dilayani. Lantaran saking banyaknya pembeli, pesanan mereka baru selesai pukul 23.00 WIB atau 2 jam setelah order.
“Belinya satu porsi saja, nanti dibagi berdua,” ucap Haidar yang selama 3 tahun terakhir berstatus anak kos di Kota Malang.
“Alhamdulillah, akhirnya dapat nasi,” imbuh Netra dengan tawa bahagia.
Kesimpulannya, momen Lebaran menambah aktivitas keluarga, namun bagi remaja yang masih lapar, mereka tetap mencari makanan berat setelah kunjungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
