Remitly Ungkap Jepang Paling Sopan, Kanada 2 di Tahun 2026
Gambar atau konten salah?
Remitly, penyedia layanan keuangan asal Inggris, baru saja mengumpulkan data dari lebih dari 4.600 responden di 26 negara. Survei ini menanyakan negara mana yang paling dianggap sopan berdasarkan pengalaman liburan para peserta.
Hasilnya menunjukkan bahwa Jepang berada di puncak, dengan 35,15 persen responden yang menilai orang Jepang paling sopan. Angka ini muncul pada hari Selasa, 07 April 2026.
Kenapa Jepang begitu sering disebut? Banyak orang mengaitkannya dengan budaya mereka. Budaya sopan santun di Jepang sangat berakar pada ajaran Shinto, khususnya konsep kiyome (kemurnian) dan wa (keharmonisan). Dalam pandangan Shinto, perilaku kasar atau tidak sopan dianggap sebagai kegare (kotoran jiwa) yang dapat merusak hubungan antara manusia, alam, dan para dewa atau Kami.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan, disiplin, dan menghormati orang lain dianggap sebagai cara menjaga kesucian diri dan keselarasan hidup. Banyak etiket sehari‑hari, seperti budaya membungkuk atau ojigi dan ritual mencuci tangan, sebenarnya berasal dari tata cara penghormatan di kuil‑kuil Shinto. Dengan mempraktikkan ketulusan hati atau makoto dalam setiap interaksi, masyarakat Jepang meyakini bahwa mereka menjalankan jalan hidup yang selaras dengan kehendak spiritual.
Setelah Jepang, Kanada memegang posisi kedua dengan 13,35 persen suara. Warga Kanada menekankan pentingnya kesopanan dan pertimbangan dalam kehidupan sehari‑hari. Inggris Raya menempati tempat ketiga dengan 6,23 persen. Negara ini dikenal dengan budaya antrean yang kuat, sering mengucapkan “maaf”, “silakan”, dan “terima kasih”.
Berikut peringkat negara paling sopan menurut survei Remitly:
Survei ini menyoroti bahwa persepsi sopan santun sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya dan tradisi yang dijunjung tinggi di masing‑masing negara. Jepang, dengan akar Shinto yang kuat, menunjukkan bagaimana nilai spiritual dapat membentuk perilaku sosial sehari‑hari. Kanada dan Inggris, walaupun berbeda latar belakang, juga menonjol karena kebiasaan menghormati orang lain yang konsisten dalam interaksi publik. Insight ini menegaskan bahwa sopan santun bukan sekadar formalitas, melainkan bagian integral dari identitas budaya suatu bangsa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
