Revitalisasi Kebun Binatang Surabaya: Night Zoo Fokus Baru
Gambar atau konten salah?
Kebun Binatang Surabaya (KBS) akan mengalami perubahan tampilan yang cukup signifikan, menurut rencana yang disampaikan Pemerintah Kota Surabaya pada 27 April 2026. Rencana ini bertujuan agar salah satu destinasi wisata kota Pahlawan ini menjadi lebih kekinian dan menarik bagi pengunjung.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Surabaya, Iman Kristian, menjelaskan bahwa revitalisasi akan difokuskan pada dua area utama: plaza utara (gerbang utama) dan plaza selatan (gerbang dari tunnel TIJ). Ia menambahkan:
“Jadi kalau konsepnya sebenarnya Pak Wali Kota arahannya agar area masuk ke kawasan KBS itu kelihatan lebih baik dan mengundang pengunjung agar penasaran dan ingin masuk ke dalam (KBS),” ungkap Iman.
Selain plaza, rencana juga mencakup pembenahan area tepi jalan KBS atau koridor pejalan kaki yang sudah tua. Kawat berduri yang menempel dan cat pagar yang mulai luntur dianggap perlu diperbaharui untuk memperbaiki penampilan.
Iman menjelaskan bahwa di tepi jalan KBS akan dipasang projection mapping sehingga malam hari menjadi lebih menarik. Ia menyebut:
“Nanti (di tepi jalan KBS) itu akan diberi semacam projection mapping gitu. Jadi kalau malam lebih menarik dan rencananya untuk mendukung konsep night zoo juga,” jelas Iman.
Gambaran desain yang diterima menunjukkan tampilan yang jauh lebih modern dibanding desain saat ini. Pagar di sisi Jalan Raya Darmo akan dibuat lebih tinggi dan dilengkapi lampu serta layar proyeksi yang menampilkan visual warna-warni saat malam. Layar proyeksi ini akan terlihat hingga pintu masuk utama di samping patung Suroboyo dan di Plaza Selatan.
Iman menambahkan bahwa pembenahan ini diharapkan menegaskan kepada masyarakat dan wisatawan bahwa KBS memiliki destinasi menarik di malam hari. Ia menyatakan:
“Sekarang masih jalan tapi di weekend aja (Night Zoo), ini mau ditunjukin (lewat revitalisasi) biar warga itu tertarik. Kalau KBS itu malam juga masih hidup,” ucap Iman.
Pembangunan akan melibatkan tiga pihak: Pemkot Surabaya, KBS, dan investor. Target penyelesaian proyek adalah September 2026. Iman menjelaskan bahwa proses pembangunan sudah dimulai namun masih bersifat minor. Ia berkata:
“Kalau pembangunan sekarang sudah berjalan. Tapi masih area minor di area plaza utama yang ada patung Suroboyo-nya itu. Sama area pengerjaan di area dalam yang sisi plaza. Ini masih bongkar-bongkar lah istilahnya,” tuturnya.
Dengan perubahan ini, diharapkan KBS tidak hanya menjadi tempat edukasi dan konservasi satwa, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi warga Surabaya. Tampilan baru yang lebih modern dan menarik diharapkan dapat meningkatkan kunjungan, terutama pada malam hari melalui konsep Night Zoo.
Secara keseluruhan, rencana revitalisasi ini menandai langkah penting bagi Surabaya dalam memperkuat daya tarik wisata kota, sambil menjaga nilai edukatif dan konservasi yang menjadi inti Kebun Binatang Surabaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
