Revitalisasi Kuta Badung: Jalur Lebar & Breakwater

Fitri A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 99 dibaca
Bisik.id
Revitalisasi Kuta Badung: Jalur Lebar & Breakwater

Gambar atau konten salah?

Badung, 08 Mei 2026 – Pemerintah Kabupaten Badung akan memulai revitalisasi kawasan Kuta secara menyeluruh mulai tahun ini. Proyek ini menargetkan peningkatan estetika dengan pelebaran jalur pejalan kaki dan pemindahan kabel utilitas ke bawah tanah. Rencana tambahan berupa jalur sepeda listrik juga sudah disiapkan.

“Kami akan buat estetika kawasan ini secantik mungkin. Pedestrian akan diperlebar kurang lebih sampai 4 meter, dilengkapi taman dan lanskap hijau sehingga suasananya nyaman dan layak menjadi kawasan tujuan wisata,” kata Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa pada Jumat (08 Mei 2026).

Langkah ini diambil untuk mengatasi kemacetan lalu lintas yang disebabkan oleh ruas jalan sempit serta maraknya parkir liar. Pemerintah kabupaten tengah menyiapkan kantong‑kantong parkir terpusat agar seluruh ruas jalan utama di Kuta bersih dari kendaraan yang parkir di bahu jalan. “Saya sudah perintahkan Pak Sekda untuk menyiapkan kantong‑kantong parkir. Setelah itu baru kami berlakukan kawasan bebas parkir di sepanjang ruas jalan ini,” tambah Adi Arnawa.

Untuk mobilitas di dalam kawasan, pemerintah akan memperkenalkan sistem transportasi publik ber‑bahan listrik dengan jalur khusus. Skema ini dirancang agar wisatawan tetap dapat menjangkau berbagai titik di Kuta dengan nyaman. “Nanti akan ada jalur khusus transportasi publik listrik, mungkin dibuat dengan penanda warna tertentu. Jadi masyarakat maupun wisatawan bisa menikmati kawasan Kuta dengan lebih nyaman,” ujar Bupati.

Penanganan abrasi di pesisir juga menjadi fokus. Pemerintah Badung bekerja sama dengan pemerintah pusat melalui pembangunan breakwater. Badung sudah mengalokasikan anggaran Rp 250 miliar untuk penanganan abrasi dari pesisir Tuban, Kuta, hingga Canggu.

“Setelah breakwater selesai dan pasir kembali ditata, pantai akan lebih lebar dan nyaman. Setelah itu kami rancang pedestrian pesisir dari Tuban sampai Canggu memiliki lebar hingga sekitar 8 meter dan dibagi menjadi jalur jogging track serta jalur sepeda listrik,” ungkap Adi Arnawa.

Jalur pejalan kaki di sepanjang pantai dirancang modern dengan sistem transportasi berbasis digital. Penataan ini dilakukan secara bertahap dengan memperkuat koordinasi bersama desa adat agar visi mengembalikan kejayaan Kuta sebagai ikon pariwisata dunia dapat tercapai. “Nantinya wisatawan maupun masyarakat dapat menikmati kawasan pesisir dengan sistem transportasi modern berbasis digital. Kita ingin mengembalikan Kuta seperti dulu, sebagai ikon pariwisata, turisme, dan surfing yang menjadi kebanggaan Bali,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Badung berharap kawasan Kuta dapat kembali bersih, nyaman, dan menarik bagi wisatawan serta penduduk lokal. Fokus pada estetika, mobilitas, dan perlindungan pesisir menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memperbaiki infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup di wilayah tersebut.

Revitalisasi KutaJalur PedestrianParkir TerpusatTransportasi Publik ListrikBreakwaterEstetika KawasanProteksi Abrasi

Komentar

Memuat komentar...