Reza Perangin‑angin Pimpin Delegasi Indonesia di Maroko 2026
Gambar atau konten salah?
WPA Grand Prix 2026 di Maroko berlangsung pada 19 April 2026 hingga 26 April 2026. Atlet Reza Perangin‑angin, yang tergabung di Komite Paralimpik Nasional (NPC) Sumatera Utara, memimpin delegasi Indonesia di ajang tersebut.
Reza bertanding di kelas F‑44 dalam lempar cakram, bersama sekitar dua puluh atlet Indonesia lainnya. Ia bersaing di antara ratusan peserta internasional yang datang dari berbagai negara.
Ketua NPC Sumatera Utara, Alan Sastra Ginting, menegaskan bahwa keikutsertaan Reza di "Event ini menjadi salah satu tahapan persiapan kita. Selain try out, juga menjadi ajang pra‑kualifikasi untuk melihat sejauh mana kemampuan atlet sebelum tampil di Asian Para Games nanti," (21 April 2026).
Menurut Alan, kompetisi di Maroko menampung lebih dari tiga ratus atlet, termasuk dari Maroko, Italia, China, Jepang, Brasil, Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Ia menambahkan, "Persaingannya sangat luar biasa. Ini menjadi pengalaman penting bagi Reza, apalagi ini merupakan event dengan level yang lebih tinggi dibandingkan yang pernah ia ikuti sebelumnya,".
Alan juga menilai kondisi Reza selama pelatnas nasional masih baik. Ia berkata, "Kondisi Reza bagus. Walaupun kemarin masih tahap persiapan umum, kita yakin dengan adanya event ini dia bisa tampil maksimal,".
Dengan harapan tinggi, Alan menutup pernyataannya, "Mudah‑mudahan Reza bisa memberikan hasil terbaik dan membawa pulang capaian maksimal dari kejuaraan ini,".
Perjalanan Reza di WPA Grand Prix 2026 menjadi langkah penting menuju Asian Para Games di Nagoya. Pengalaman di Maroko, di mana ia menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi, diharapkan memperkuat kesiapan mental dan fisiknya untuk ajang besar berikutnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
