Ricky Manufoe, Mantan Juara Tinju, Jual Sei Ayam di Solo
Gambar atau konten salah?
Ricky Manufoe berdiri di depan gerobak sei ayam di pinggir jalan belakang Balai Kota Solo. Siapa sangka penjualnya adalah mantan petinju profesional yang pernah menduduki kasta tertinggi di Asia.
Karier pemukulnya dimulai di dunia tinju pada tahun 2000 sebagai atlet amatir di Bali. Ia kemudian menekuni secara profesional. Pada tahun 2003 ia pindah ke Surabaya, di mana ia memenangkan banyak pertandingan, lalu melanjutkan ke Jakarta dan Semarang. Di kota-kota tersebut, Ricky mengikuti kompetisi Pan Asian Boxing Association (PABA) dan meraih juara satu. Pada tahun 2007 ia memasuki peringkat satu PABA Asia, sedangkan pada tahun 2013 ia juga mencapai peringkat satu di World Boxing Council (WBC) Asia.
Meski prestasinya menonjol di arena internasional, Ricky tidak malu menjual makanan. Ia memulai usaha kuliner pada akhir 2007, menjual nasi goreng dan singkong keju. Pada tahun 2020 ia memperkenalkan sei ayam di gerobaknya. Perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus; ia pernah dipaksa pindah jualan oleh Satpol PP karena lokasi awal di Gladak.
Setiap hari, Ricky bangun pukul 05.00 WIB untuk lari pagi dan latihan pukulan sebelum membuka gerobak. Ia juga mendirikan sasana tinju di dekat pintu tol Klodran, tempat ia melatih generasi muda, termasuk dua anaknya yang berusia sekitar 12 dan 8 tahun. Anak kedua berpartisipasi dalam pelatihan dan kompetisi tinju.
Keberhasilan berkeliling dunia tinju masih dirasakan. Pada bulan November tahun lalu, Ricky kembali menorehkan kemenangan dengan meraih gelar juara nasional versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI) di Solo Baru. Ia berencana bertanding lagi pada bulan Juni nanti.
Alasan utama ia tetap berjualan adalah kebutuhan penghasilan. Ia mengatakan bahwa pendapatan dari tinju di Indonesia sulit diprediksi dan seringkali lebih kecil dari biaya persiapan. Oleh karena itu, usaha gerobak menjadi sumber pendapatan tambahan. Ricky juga mengajukan rencana pensiun dari dunia tinju tahun depan, agar dapat fokus pada usaha gerobak dan pengembangan sasana tinju.
Kesimpulannya, Ricky Manufoe tetap mempertahankan dedikasi pada tinju sekaligus menjalankan usaha kuliner di Solo. Ia berkomitmen melatih anak-anaknya, mengelola gerobak sei ayam, dan menyiapkan pensiun dari dunia tinju di tahun depan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
