Rina Nose Lakukan Operasi Plastik Hidung & Kantong Mata
Gambar atau konten salah?
Rina Nose mengaku melakukan operasi plastik hidung bersamaan dengan perawatan kantong mata pada 21 April 2026. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut didorong oleh restu netizen. Sebelum memutuskan, Rina melakukan riset mendalam selama bertahun‑tahun.
Rina memilih Dr. Tompi sebagai dokter. Ia menginginkan hasil yang natural, bukan perubahan drastis. Dr. Tompi meyakinkan Rina bahwa wajahnya tidak akan diubah secara berlebihan. “Dokter Tompi meyakinkan aku kalau wajahku nggak akan dibuat macam‑macam. Jadi, cuma dibuat seperti kalau aku pakai makeup dan pakai shading di hidung. Itulah yang bikin aku yakin,” jelasnya.
Di Studio TransTV, kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rina mengucapkan terima kasih kepada netizen. “Aku merasa ini adalah oplas yang direstui netizen. Makasih ya, netizen,” ujarnya.
Rina menyatakan puas dengan hasil operasi. Suaminya, Josscy, juga mengungkapkan kebahagiaan atas perubahan yang terjadi.
Keputusan Rina menyoroti bagaimana dukungan online dapat mempengaruhi pilihan pribadi. Keputusan ini juga menegaskan pentingnya konsultasi medis sebelum prosedur dan perencanaan matang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
