RTH Kampung Kalibata: Tempat Jogging dan Main Anak Terbuka

Agus P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 110 dibaca
Bisik.id
RTH Kampung Kalibata: Tempat Jogging dan Main Anak Terbuka

Gambar atau konten salah?

RTH Kampung Kalibata di Jakarta Selatan menjadi tempat favorit bagi warga yang ingin berolahraga ringan atau sekadar menikmati udara segar. Taman ini menampung berbagai aktivitas, mulai dari jogging hingga bermain anak, membuatnya menjadi pilihan menarik bagi para traveler.

RTH ini resmi dibuka pada 24 Oktober 2025 oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Pramono Anung. Sejak itu, taman diurus oleh Petugas Pengamanan Dalam (PAMDAL) yang menjaga kebersihan dan keamanan area.

Menurut Budi, salah satu petugas PAMDAL, “Ruang terbuka hijau ini kan (milik publik), bisa siapa aja yang datang. Bahkan warga dari 5 sampai 6 RT bisa ke sini semua. Dari luar warga sekitar juga ada banyak.” Kata ini menegaskan akses terbuka bagi semua lapisan masyarakat.

Untuk memudahkan kunjungan, Yani Mulyani menjelaskan jam operasional taman. “Kita buka dari jam 6 pagi dan tutup jam 6 magrib. Kalau malam memang tutup,” ia bilang. Operasionalnya sama pada hari kerja maupun akhir pekan.

Pengunjung mayoritas datang untuk berolahraga, khususnya jogging. Budi menambahkan, “Menurut Budi, pengunjung yang datang sangat didominasi oleh warga yang ingin berolahraga, terutama jogging. Apalagi, area jogging track bersebelahan langsung dengan taman bermain anak. Ke depannya, sempat beredar wacana untuk menyambungkan akses taman ini dengan RPTRA Citra Betawi, meski hal tersebut masih sebatas rencana.” Rencana tersebut menunjukkan potensi pengembangan akses lebih lanjut.

Pengelola menegaskan beberapa aturan penting agar taman tetap nyaman dan aman. Berikut aturan utama yang tercantum di papan informasi:

  • Dilarang merokok di dalam area taman.
  • Dilarang berjualan di area dalam.
  • Dilarang mencuci kendaraan di sekitar lokasi.
  • Dilarang melakukan perbuatan asusila dan merusak aset taman.
  • Dilarang merusak properti taman.
  • Dilarang bersepeda di taman.
  • Dilarang mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Dilarang membawa makanan dan minuman.

Yani juga menekankan larangan berenang atau memancing di waduk. “Ini adalah kolam resapan atau waduk, bukan buat berenang. Kedalaman airnya lumayan dalam, sekitar 3 sampai 4 meter,” ia menjelaskan. Wadah ini berfungsi sebagai penampung air hujan, bukan tempat rekreasi air.

Petugas menegaskan bahwa hewan peliharaan diperbolehkan, namun dengan batasan tertentu. “Bawa hewan peliharaan boleh, asal jangan harimau atau gajah yang dibawa. Kaget nanti orang-orang di sini,” Yani bercanda. Meskipun demikian, petugas tetap mengingatkan agar hewan tetap di bawah pengawasan.

Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi disarankan datang lebih awal karena kapasitas parkir terbatas. Area parkir hanya menampung sekitar 2 hingga 3 mobil dan maksimal 15-20 sepeda motor.

Terakhir, Yani menekankan pentingnya kebersihan. “Yang bawa makanan, tolong sampahnya dibuang pada tempatnya (atau dibawa pulang kembali). Dan tolong, jangan biarkan anak-anak merusak tanaman yang ada,” ia mengingatkan. Fasilitas tempat sampah masih minim, sehingga kesadaran pengunjung sangat diperlukan.

RTH Kampung Kalibata menawarkan suasana yang bersahabat bagi warga dan traveler. Dengan jam operasional yang konsisten, aturan yang jelas, dan fasilitas yang memadai, taman ini tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk beraktivitas di Jakarta Selatan.

RTH Kampung KalibataJakarta SelatanJoggingTaman Bermain AnakPAMDALRPTRA Citra BetawiKebersihan

Komentar

Memuat komentar...