Rumah Warga Malang Dibakar, Bau Solar Mencuat
Gambar atau konten salah?
Seorang warga di Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, bernama Mochamad Syahrul Huda (43), menjadi sasaran teror pembakaran. Dinding teras rumahnya hangus akibat api yang melahap bagian depan rumah. Peristiwa itu terjadi pada Senin, 6 Juli 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
Saat kejadian, Syahrul sedang tidur lelap bersama istri dan kedua anaknya. Ia baru pulang ke rumah sekitar pukul 00.30 WIB setelah menghadiri acara Malang Jadoel di Taman Krida Budaya. Sesampainya di rumah, ia sempat mengobrol dengan istrinya di teras. "Saya masih di teras rumah, lagi ngobrol sama istri dan aman-aman saja," ujarnya.
Tak lama kemudian, mereka masuk ke dalam untuk beristirahat. Namun sekitar pukul 03.00 WIB, istri Syahrul melihat kobaran api di area depan rumah—tepatnya di tempat parkir mobil. "Ketika saya keluar rumah itu, api sudah besar. Sumbernya dari rak sepatu di belakang mobil saya. Saya coba padamkan api pakai handuk basah, tapi apinya malah makin membesar. Akhirnya saya semprot menggunakan air keran," kata Syahrul.
Saat bagian kanan api mulai padam, istrinya memberitahu bahwa sisi kiri juga terbakar—menyambar pot bunga. Syahrul segera memadamkan api itu karena khawatir menjalar ke mobil. Setelah berjibaku selama kurang lebih 30 menit, api akhirnya bisa dipadamkan. Akibat kejadian ini, seluruh isi rak sepatu Syahrul hangus, bagian luar mobil ikut terdampak kobaran, dan aliran listrik rumah mati total karena sakelar listrik ikut terbakar.
Syahrul curiga kebakaran ini bukan kecelakaan. Dugaan itu muncul karena setelah api padam, ia mencium bau menyengat solar dan melihat bekas solar di tempat kejadian. Padahal, ia memastikan tidak ada solar yang disimpan atau tercecer di area depan rumah. "Saya tidak menyimpan solar sama sekali, mobil saya saja pakai bahan bakar bensin. Kok tiba-tiba habis kebakaran ada bau dan sisa bercak solar di lantai dan mobil? Baunya juga masih tersisa sampai sekarang," ujarnya heran.
Ia pun mencari informasi ke tetangga sekitar, namun belum ada yang melihat kejadian. Warga sekitar mengaku tidak tahu karena semua sudah tidur pada dini hari itu. Syahrul kemudian melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian pada pukul 14.30 WIB hari yang sama. Petugas dari Polsek Dau langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan menindaklanjuti laporan dugaan pembakaran oleh orang tak dikenal.
Polisi masih menyelidiki motif dan pelaku di balik aksi pembakaran ini. Kejadian ini menambah catatan kasus teror pembakaran di wilayah Malang yang masih dalam proses penyelidikan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Peternak Telur Jatim Desak Harga Stabil, Pemprov Janji Solusi
Derby Iberia di 16 Besar Piala Dunia
BPBD Jatim Catat 4 Kebakaran Hutan di Juni 2026
Dokter Hewan Unair Banyuwangi Sukses Operasi Caesar Sapi
Keluarga Ngotot Ngontrak Tiga Generasi, Pemilik Pusing
Sidak Toko Miras di Mojokerto, 24 Tempat Langgar Aturan
Berita Terbaru
Rumah Warga Malang Dibakar, Bau Solar Mencuat
Palestina Tuding Israel Rebut 3.750 Situs Arkeologi
Pratama Arhan Resmi Berseragam Persija Jakarta
Ronaldo Yakin Kalahkan Spanyol di Piala Dunia 2026
Sony Ubah Pabrik Cakram PS Jadi Produksi Lensa Mikro Optik
Indonesia-Singapura Teken MoU Lingkungan dan Kredit Karbon
BULOG Turun Tangan Tangani Hama di Gudang Karawang
