Rumor Pocong Jadi-Jadian di Desa Ngampelsari, Polri Waspada
Gambar atau konten salah?
Sidoarjo – Warga Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi merasa cemas karena munculnya rumor tentang pocong jadi-jadian yang dikabarkan sering mengunjungi rumah warga. Informasi ini tersebar lewat video di media sosial dan grup WhatsApp.
Video yang beredar menyebutkan bahwa pocong jadi-jadian berhasil ditangkap di wilayah Tangerang, Jawa Barat. Kabar tersebut kemudian menyebar ke daerah lain, termasuk Kabupaten Sidoarjo. Meski begitu, warga di Desa Ngampelsari belum pernah melihat langsung keberadaan makhluk tersebut.
“Saya dengarnya dari video yang ramai di WhatsApp, katanya ada pocong jadi-jadian ditangkap di Tangerang. Kalau di Ngampelsari sendiri belum ada informasi atau kejadian itu,” kata Budi Santoso, 32 tahun, pada 23 Mei 2026. Menurutnya, sebagian besar warga juga menganggap kabar tersebut hanya hoaks yang sengaja disebarkan untuk menakut-nakuti masyarakat. “Warga di sini banyak yang kurang merespons karena dianggap bohong belaka. Sampai sekarang juga tidak ada kejadian apa-apa,” tambahnya.
Hal serupa dikemukakan oleh warga lain, Tarmuji, 29 tahun. Ia menyebut video yang beredar di grup WhatsApp diduga berasal dari daerah lain dan bukan terjadi di Sidoarjo. “Tidak benar kalau di desa kami ada pocong jadi-jadian. Di sini aman dan adem ayem. Video yang beredar itu mirip dari daerah Tangerang,” ujar Tarmuji.
Kapolsek Candi Kompol Septiawan Adi Prihartono menyatakan bahwa pihaknya menerima informasi soal isu tersebut dari media sosial dan grup WhatsApp warga. Namun hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait kemunculan pocong jadi-jadian di wilayah Kecamatan Candi. “Kami belum menerima laporan dari masyarakat terkait kejadian itu. Informasi yang kami dapat juga berasal dari grup WhatsApp yang beredar di masyarakat,” kata Septiawan.
Meski belum ada laporan, polisi tetap meningkatkan patroli keamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminal dengan modus menakut-nakuti warga. “Kami terus meningkatkan patroli bersama anggota, baik berseragam maupun tidak berseragam. Kami juga dibantu masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan,” jelasnya.
Septiawan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya informasi yang belum jelas kebenarannya dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
Rumor tentang pocong jadi-jadian tetap menjadi topik hangat di kalangan warga, namun belum ada bukti nyata keberadaannya di Desa Ngampelsari. Polri terus memantau situasi dan mengajak warga untuk tetap waspada namun tidak panik.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
