Rupiah Kuat, Dolar AS Turun di Pasar Pagi, Rp 17.332
Gambar atau konten salah?
Rupiah menunjukkan performa kuat di pasar pagi. Nilai tukar Garuda berhasil menekan dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan.
Nilai tukar dolar AS hari ini melemah dan menjauh dari level tertinggi Rp 17.400. Data Bloomberg menunjukkan pada Kamis (07 Mei 2026) nilai tukar dolar terparkir di level Rp 17.332.
Dolar melemah 54,5 poin atau sekitar 0,31% pada pagi ini setelah dibuka di awal perdagangan pada level Rp 17.327. Sore kemarin, nilai tukar dolar juga melemah ke level Rp 17.387 pada saat penutupan perdagangan. Pada pagi ini, dolar diperdagangkan paling tinggi hanya di level Rp 17.332 dan paling rendah di level Rp 17.318.
Secara kumulatif, dolar AS selama 52 minggu ke belakang diperdagangkan pada rentang Rp 16.079 di titik terendah dan Rp 17.455 pada level tertingginya beberapa hari lalu.
Pergerakan ini menandakan ketidakpastian pasar, namun nilai tukar rupiah tetap stabil di tengah fluktuasi dolar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
