Rupiah melemah, dolar turun Rp 17.926 per unit pada Rabu
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar rupiah menekan dolar Amerika Serikat pada perdagangan hari ini, Rabu 10 Juni 2026. Pada awal sesi, mata uang Indonesia melemah ke sekitar Rp 17.900-an per dolar.
Menurut data Bloomberg, nilai tukar saat ini berada di Rp 17.926 per dolar, turun 0,72%. Dolar sempat berada tepat di Rp 17.904 ketika pasar dibuka. Selama hari perdagangan, pergerakan dolar diperkirakan berada di antara Rp 17.895 dan Rp 17.926.
Walaupun melemah di hari ini, rupiah sudah menguat 7,46% terhadap dolar sejak awal tahun 2026. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar yang terus berubah.
Dolar juga berfluktuasi terhadap mata uang utama lainnya. Nilai tukar terhadap euro turun 0,03%, sementara terhadap pound sterling turun 0,04%. Dolar melemah 0,07% terhadap dolar Australia. Pergerakan terhadap yen Jepang dan dolar Kanada tetap stabil. Namun, terhadap franc Swiss, dolar justru menguat 0,11%.
Pergerakan nilai tukar ini memengaruhi perdagangan internasional dan investasi. Para pelaku pasar harus memantau tren ini agar dapat membuat keputusan yang tepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
