Sam Neill Meninggal di Usia 78 Tahun
Gambar atau konten salah?
Aktor legendaris Selandia Baru, Sam Neill, yang dikenal luas lewat perannya dalam film Jurassic Park, telah meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 78 tahun di Sydney, Australia. Kepergiannya terjadi pada Senin, 13 Juli, dan dikonfirmasi oleh pihak keluarga melalui sebuah pernyataan resmi.
"Sam dikelilingi keluarga dan meninggal dengan penuh martabat yang telah menjadi ciri khas hidupnya," demikian bunyi pernyataan dari keluarga Neill. Mereka menambahkan, "Kehilangan ini mendadak dan tak terduga, tetapi diberkati karena Sam tetap bebas dari kanker." Keluarga juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada staf di Rumah Sakit Swasta St. Vincent atas perawatan luar biasa yang diberikan.
Sebelum wafat, Neill sempat berbagi cerita tentang perjuangannya melawan kanker dalam sebuah wawancara. Ia didiagnosis mengidap limfoma sel T angioimunoblastik. Ini adalah jenis limfoma non-hodgkin yang tergolong langka. "Saya telah hidup dengan jenis limfoma langka ini selama sekitar lima tahun dan saya menjalani kemoterapi," ujar Neill, seperti dikutip dari laman People. Ia menambahkan, "Itu adalah proses yang cukup menyedihkan, tetapi membuat saya tetap hidup."
Saat itu, pilihan pengobatan yang tersedia baginya hanya satu: terapi sel T CAR. Terapi ini merupakan bentuk imunoterapi yang dipersonalisasi. Cara kerjanya adalah merekayasa sel T milik pasien agar mampu mengenali dan kemudian menghancurkan sel-sel kanker.
Pada September 2023, Neill menjalani pengobatan berupa infus setiap dua minggu sekali tanpa batas waktu yang jelas. Saat itu, kondisinya sudah berada dalam tahap remisi, setidaknya selama 12 bulan. Hingga akhirnya, terapi sel T CAR itu menunjukkan hasil yang lebih baik. Lebih dari setahun kemudian, hasil pemeriksaan terbarunya memperlihatkan kondisi yang jauh lebih membaik.
Neill pertama kali mengetahui dirinya mengidap kanker saat tengah mempromosikan film Jurassic World Dominion pada Maret 2022. Dalam memoarnya yang berjudul Did I Ever Tell You This?, ia sempat menyadari adanya benjolan di leher. Benjolan itu kemudian membawanya menjalani tes darah dan serangkaian pemeriksaan lebih lanjut.
Sam Neill meninggalkan warisan akting yang panjang, namun perjuangannya melawan kanker langka juga menjadi catatan tersendiri. Ia sempat menjalani berbagai pengobatan intensif, termasuk kemoterapi dan terapi sel T CAR, sebelum akhirnya dinyatakan bebas dari kanker. Kepergiannya yang mendadak namun damai menjadi penutup dari perjalanan hidup yang penuh keteguhan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
