Sapi Kurban Presiden Tiba di Bojonegoro, Diserahkan Ponpes
Gambar atau konten salah?
Sapi kurban Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kabupaten Bojonegoro. Sapi ini langsung diserahkan ke Pondok Pesantren Modern Al Fatimah oleh staf Kementerian Sekretariat Negara.
Sapi bernama Mas Bambang berbobot 1,2 ton dan merupakan jenis Limousine. Kegembiraan di pesantren terasa ketika sapi raksasa ini disambut oleh santri dan warga sekitar.
Peristiwa ini merupakan bagian dari 1.098 ekor sapi bantuan Presiden yang didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia. Distribusi tersebut menegaskan perhatian Presiden terhadap masyarakat dan lingkungan pesantren.
Proses serah terima diatur ketat. Agung Rulianto, staf Kementerian Sekretariat Negara, mengawasi setiap langkah agar bantuan tersalurkan tepat sasaran. “Kami hadir untuk memastikan bantuan Presiden ini sampai ke penerima, bukan sekadar mengirim,” kata Agung pada Rabu, 27 Mei 2026.
Di sisi pesantren, Tamam Syaifudin, pimpinan Ponpes Modern Al Fatimah, menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas amanah besar yang diberikan Presiden. “Terima kasih Bapak Presiden atas kepercayaan kepada Pondok Al Fatimah. Alhamdulillah kami mendapat bantuan satu ekor sapi dari Bapak Presiden Prabowo, kami sangat mengapresiasi banpres ini, insyaallah amanah ini kami laksanakan,” ujar Tamam.
Ia menambahkan bahwa ibadah kurban tidak dapat dipisahkan dari ibadah haji, keduanya merupakan bentuk kepatuhan total kepada Allah swt.
Selain sapi dari Presiden, Ponpes Al Fatimah juga menerima satu ekor sapi kurban dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Pemerintah berharap kehadiran sapi kurban ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga Bojonegoro, khususnya di sekitar pesantren.
Sehari sebelum penyembelihan dan pendistribusian daging, Ponpes Modern Al Fatimah menggelar Salat Idul Adha di Masjid Kanzul 'Arsy. Ribuan santri dan warga mengikuti salat tersebut.
Salat dipimpin oleh Imam Abdullah Safiq dengan Khotib Musyafak yang mengusung khotbah bertema Kepribadian Haji dan Mudhahhi. Khotbah tersebut menekankan nilai spiritual dan kepatuhan dalam ibadah kurban dan haji.
Acara ini menegaskan komitmen pemerintah dan masyarakat pesantren dalam melaksanakan ibadah kurban, sekaligus mempererat hubungan sosial di wilayah Bojonegoro. Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana bantuan Presiden dapat langsung dirasakan oleh masyarakat lokal, menambah nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
