Sate Sapi Klathak Bandung, Sambal Ijo Segar di Jalan Buah Batu
Gambar atau konten salah?
Di Bandung, ada warung sate yang menawarkan hidangan baru dengan gaya sate klathak, namun menggunakan daging sapi sebagai bahan utama. Warung ini terletak di Jalan Buah Batu, Bandung, dan menampilkan suasana sederhana namun nyaman meski tanpa pendingin udara.
Setelah masuk, pengunjung disambut oleh meja dan kursi yang cukup banyak. Menu disajikan dalam kertas, dan setelah memilih, pembayaran dilakukan di kasir. Pesanan langsung dibawa ke meja, memberi kesan pelayanan yang cepat dan praktis.
Menu utama warung ini menonjolkan sate sapi dengan sambal cabe ijo segar. Sate ini meniru tampilan sate klathak Jogja, tetapi berbeda pada bahan dan bumbu. Sate klathak tradisional biasanya menggunakan daging kambing dan dibumbui sederhana, lalu dibakar di atas jeruji besi. Di sini, daging sapi dipilih dan tetap ditusuk pada jeruji besi, memberikan rasa yang lebih kaya dan tekstur yang lebih lembut.
Sambal ijo segar yang disajikan bersama sate menambah kesegaran dan pedas yang pas. Bumbu ini tidak mengandung kuah gulai khas sate klathak, melainkan berbasis sambal ijo yang lebih ringan namun tetap aromatik.
Berikut adalah rincian menu yang tersedia di warung ini:
- Sate Sapi Cabe Ijo – satu porsi kecil terdiri dari tiga tusuk (Rp 47.273) atau setengah lusin (Rp 77.274). Setiap tusuk memiliki potongan daging sapi yang cukup besar dan lemak yang melimpah. Meskipun datang agak dingin, daging tetap empuk, juicy, dan tidak kering. Rasa daging cenderung gurih, sedikit smoky, dan tidak amis. Kombinasi dengan sambal ijo pedas membuatnya terasa segar dan nikmat.
- Buntut Bakar Maranggi – harga Rp 59.092. Menu ini terdiri dari dua potongan buntut berukuran besar, disajikan terpisah dari kuah kaldu. Rasa bakarnya manis dan smoky, dengan sentuhan gurih berempah. Sambal yang disajikan bersifat gurih, pedas, dan sedikit asam segar karena tambahan tomat. Tekstur daging empuk, meski isinya lebih dominan tulang.
- Sop Buntut Klasik – Rp 57.273. Dalam satu mangkuk terdapat dua potongan buntut, irisan tomat, wortel, dan kentang. Kuah kaldu berwarna cokelat pekat, asin dengan rempah ringan. Daging berserat, empuk, dan tidak amis. Sayuran segar menambah kesegaran pada hidangan berkuah.
- Nasi Goreng Cabe Ijo – Rp 35.455. Menu ini termasuk telur mata sapi dan emping sebagai pelengkap. Nasi bertekstur lembut, tidak keras, dengan aroma smoky cabe ijo yang menggugah selera. Pedasnya pas, dan tambahan bawang goreng menambah cita rasa.
- Tumis Kapri Cah Sapi – Rp 29.091. Sayur kapri ini memiliki rasa dan tekstur mirip buncis, dengan bumbu tumisan gurih. Daging sapi cincang melimpah, memberikan rasa gurih manis yang menyatu dengan sayur.
Selain menu utama, warung ini juga menyediakan nasi putih sebagai pelengkap. Pengunjung dapat memilih antara nasi putih atau nasi goreng cabe ijo sesuai selera. Setiap hidangan disajikan dengan perhatian pada tekstur dan rasa, menjaga agar semua bahan tetap segar dan nikmat.
Suasana di warung cukup sederhana namun nyaman. Tanpa AC, pengunjung tetap merasa hangat berkat aliran udara yang alami. Meja dan kursi yang cukup banyak membuat tempat ini cocok untuk makan siang bersama teman atau keluarga.
Pengunjung yang mencari alternatif kuliner selain ayam goreng atau mie akan menemukan variasi yang menarik di sini. Warung sate ini menonjolkan cita rasa tradisional dengan sentuhan modern, seperti penggunaan sambal ijo segar dan daging sapi berkualitas.
Berbagai hidangan di warung ini menonjolkan rasa yang autentik namun tetap mudah diakses. Harga yang ditawarkan masuk dalam kisaran yang wajar, membuatnya menjadi pilihan yang terjangkau bagi banyak orang.
Dengan menu yang beragam, mulai dari sate, buntut bakar, sop buntut, hingga nasi goreng dan tumis, warung ini menawarkan pengalaman kuliner yang lengkap. Setiap hidangan dirancang untuk memuaskan selera, baik bagi pencinta daging maupun yang lebih suka menu berkuah.
Kesempatan untuk mencicipi sate sapi ala klathak yang disajikan dengan sambal ijo segar menjadi daya tarik utama. Warung ini juga menonjolkan hidangan tradisional lain, seperti buntut bakar dan sop buntut, yang menambah variasi bagi pengunjung.
Secara keseluruhan, warung ini menawarkan kombinasi rasa tradisional dan inovatif, dengan harga yang bersahabat dan pelayanan yang cepat. Pengunjung dapat menikmati hidangan yang lezat dan memuaskan, baik untuk makan siang maupun santapan malam di Bandung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Lombok Cooking Class Jakarta 18 Juni: Ayam Bakar Taliwang
Pasar Beriman Tomohon Batasi Satwa Liar, Baru 2024
Dua Lipa Pilih Maxwell Food Centre: Surga Kuliner Singapura
Fan Sumu Bikin Replika Qingming 7m dengan 60kg Cokelat
Hotel Penitipan Starter Sourdough Jadi Trend di Swedia
Prabowo Tekankan Standar 8 Potong Ayam MBG, Kumink Jelaskan
Berita Terbaru
Cuaca Bali 5 Juni 2026: Cerah Berawan, Suhu 19-33°C
Pantai Gading Kalahkan Prancis 2-1 di Stade Beaujoire Nantes
Spanyol dan Irak Imbang 1-1 di Riazor, La Coruna, 5 Juni
Cuaca Berawan di Bandung 05 Juni 2026, Suhu 17‑30°C
Zodiak Gemini 5 Juni 2026: Energi Cinta & Karier Seimbang
Zodiak Aries: Energi Positif di Tanggal 5 Juni 2026
Zodiak Cancer 5 Juni 2026: Peluang Cinta dan Karir
Zodiak Virgo 5 Juni 2026: Hari Perubahan Kecil, Penuhi Potensi
Zodiak Leo 5 Juni 2026: Energi, Hubungan, Karier & Kesehatan
Zodiak Libra 5 Juni 2026: Panduan Harian dan Keberuntungan
