Satlantas Trenggalek Waspadai Longsor di KM 16 Treng-Ponor
Gambar atau konten salah?
Satlantas Polres Trenggalek telah mengaktifkan sistem buka tutup di jalur rawan longsor KM 16 Trenggalek-Ponorogo 20 Maret 2026.
Menurut AKP Sony Suhartanto, lereng perbukitan di sekitar daerah masih berpotensi longsor. Karena itu, buka tutup diterapkan dan akan diubah sesuai kondisi cuaca. Bila hujan deras berlangsung lama, jalur akan ditutup; bila aman, lalu lintas kembali dibuka.
Pihaknya sudah menyiapkan rencana alur lalu lintas darurat. Jika terjadi longsor susulan, kendaraan akan dialihkan ke jalur bawah dan beberapa alternatif lain. Jalur alternatif ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan dua roda dan mobil pribadi; kendaraan berat tidak disarankan.
Dalam dua hari terakhir, Satlantas Polres Trenggalek mencatat peningkatan arus kendaraan di ruas Trenggalek – Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo. Banyak kendaraan dengan pelat nomor luar kota, khususnya dari arah timur, Jakarta, dan Jawa Tengah.
Untuk menjaga keselamatan, pihaknya mengimbau pengendara tetap waspada, mematuhi aturan lalu lintas, dan berhenti beristirahat jika merasa mengantuk. Rest area atau tempat lain dapat dijadikan titik singgah.
Ringkasnya, Satlantas Polres Trenggalek mengingatkan semua pengendara untuk menghindari jalur rawan longsor, memanfaatkan jalur alternatif yang aman, dan selalu berhati-hati di jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
