Saudi Siap Bangun Bandara & Metro Baru di Makkah

Rizki W. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Saudi Siap Bangun Bandara & Metro Baru di Makkah

Gambar atau konten salah?

Saleh Al‑Rasheed, CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Mekah dan Tempat‑Tempat Suci (RCMC), mengumumkan bahwa Arab Saudi telah menyiapkan dan menyetujui rencana pembangunan bandara dan sistem metro baru di Makkah. Rencana ini dimaksudkan untuk memudahkan perjalanan para jamaah ke kota suci.

RCMC, sebuah entitas pemerintah yang bertugas mengembangkan, merencanakan, dan menyediakan layanan di Mekah serta sekitarnya, akan bekerja sama dengan sektor swasta. Tujuannya adalah mengembangkan model investasi yang tepat untuk proyek tersebut.

Hingga kini, Makkah tidak memiliki bandara internasional fungsional sendiri. Pada tahun 2024, Arab Saudi mencoba kendaraan udara listrik otonom untuk menguji potensi memfasilitasi perjalanan darurat dan pengiriman peralatan medis.

Mayoritas jamaah internasional memilih terbang ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, yang berjarak sekitar 100 km dari kota suci. Setelah tiba, mereka melanjutkan perjalanan ke Mekah melalui jalur darat.

Pengembangan bandara ini menghadapi tantangan karena medan pegunungan Mekah. Kondisi tersebut menciptakan turbulensi, pendekatan yang sulit, serta potensi masalah visibilitas dan cuaca. “Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan sebagai persiapan peluncurannya pada fase selanjutnya,” kata Al‑Rasheed.

Armada bus Mekah terdiri dari 400 kendaraan yang beroperasi di 12 rute, mencakup total jarak 580 kilometer. Layanan ini, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2022, telah mengangkut lebih dari 185 juta penumpang di seluruh kota suci.

Keberadaan bandara baru diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan darat dan mempermudah pergerakan jutaan jamaah yang ingin umrah atau haji. Dengan akses langsung ke kota suci, beban logistik di darat dapat berkurang secara signifikan.

Menurut data dari Otoritas Umum Statistik (GASTAT) Arab Saudi, pada tahun lalu negara ini menyambut lebih dari 1,5 juta jamaah haji internasional, dengan total jamaah haji mencapai lebih dari 1,6 juta. Pada tahun 2024, statistik GASTAT menunjukkan bahwa jamaah dari Eropa, Amerika, Australia, dan negara‑negara lain mencakup 3,2% dari total jamaah.

Dengan inisiatif ini, Arab Saudi berusaha meningkatkan infrastruktur bagi para jamaah, sekaligus menyesuaikan layanan transportasi dengan kebutuhan modern. Proyek bandara dan metro baru di Makkah menandai langkah signifikan dalam mempermudah perjalanan ke kota suci.

Bandara MakkahMetro MakkahRCMCJamaah hajiInfrastruktur transportasiKendaraan udara listrikStatistik GASTAT

Komentar

Memuat komentar...