Sekolah Rakyat Gresik Selesai Juni, Mulai Operasi Juli

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Sekolah Rakyat Gresik Selesai Juni, Mulai Operasi Juli

Gambar atau konten salah?

Gresik, 20 Mei 2026 – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, terus menunjukkan progres positif. Pemerintah Kabupaten Gresik dan Forkopimda meninjau langsung proyek sekolah yang didukung program Presiden Republik Indonesia. Target penyelesaian proyek adalah pada akhir bulan Juni 2026.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, mengucapkan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan kementerian terkait. Ia menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pendidikan bagi keluarga kurang mampu. “Kami bersama Forkopimda sedang berkunjung ke SR yang dibangunkan oleh Pak Presiden. Kami Pemkab Gresik dan mewakili masyarakat Gresik mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Presiden dan Pak Menteri Sosial dalam mewujudkan Sekolah Rakyat di Gresik,” ujarnya.

Yani mengekspresikan kebahagiaan melihat progres pembangunan yang terus bergerak maju. Ia menegaskan bahwa pembangunan rampung pada akhir Juni dan mulai digunakan pada Juli 2026. “Kami sangat bahagia melihat progres yang sangat positif ini. Insyaallah nanti selesai di bulan Juni dan bulan Juli mulai masuk siswa SD, SMP, dan SMA,” tambahnya.

Menurut Yani, Sekolah Rakyat rintisan yang sebelumnya berada di Kecamatan Sidayu nantinya akan digabung dan dipusatkan di lokasi baru. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Gresik tengah melakukan identifikasi calon siswa dari keluarga desil 1 atau kategori masyarakat miskin ekstrem. “SR tidak membuka pendaftaran umum. Seluruh siswa berasal dari keluarga desil 1 atau keluarga miskin. Ini program mulia di mana Pak Presiden ingin memuliakan keluarga kurang mampu dengan pendidikan bertaraf internasional,” jelasnya.

Dalam pembangunan kawasan sekolah, Pemerintah Kabupaten Gresik menyiapkan dukungan infrastruktur melalui APBD. Beberapa fasilitas yang tidak tercakup dalam pembangunan pusat akan ditangani pemerintah daerah, termasuk akses jalan dan sarana air bersih. “Kami duduk bersama Kementerian PU dan Balai Infrastruktur. Ada beberapa yang tidak di-cover, seperti jalan di luar kawasan menuju SR. Itu sharing dari APBD kami, termasuk penyediaan dan perawatan air bersih,” ungkapnya.

Progres pembangunan Sekolah Rakyat saat ini telah mencapai sekitar 58 persen. Pekerjaan ditargetkan mencapai 63 persen pada pekan ini, mencakup pengerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP). Beberapa bangunan yang telah memasuki tahap penyelesaian antara lain masjid, gedung serbaguna, TPS, hingga rumah genset. Seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti pedestrian, pagar kawasan, lapangan basket dan voli, serta sistem pengelolaan sampah. Untuk kebutuhan air bersih, suplai akan berasal dari sumur dan tambahan pasokan dari bosem. Pemkab Gresik berharap Sekolah Rakyat di Sidayu dapat menjadi pusat pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Gresik.

Dengan dukungan pusat dan daerah, proyek ini menandai langkah konkret dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Pembangunan ini juga menunjukkan sinergi antara pemerintah kabupaten, kementerian, dan lembaga terkait dalam mewujudkan fasilitas pendidikan yang layak.

Sekolah RakyatPembangunanGresikPendidikanPemerintah PusatPekerjaan MEPAPBDKeluarga miskin

Komentar

Memuat komentar...