Sekolah Rakyat Kediri 64% Siap, Target Selesai 20 Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memastikan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kota Kediri terus berjalan sesuai target. Saat meninjau lokasi bersama Dinas Sosial dan OPD terkait pada Senin (25 Mei 2026), Vinanda menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai 64 persen.
"Pemerintah kota ingin memastikan pembangunan bisa berjalan lancar karena saat ini pendaftaran Sekolah Rakyat sudah dibuka. Harapannya anak-anak mulai tahun ini bisa sekolah di sini," kata Vinanda. He emphasized that the school will serve children from families in poverty and extreme poverty.
Vinanda menegaskan bahwa kualitas bangunan menjadi perhatian utama. "Saya titip pesan kepada pihak kontraktor untuk menjaga kualitas bangunan. Harapannya anak-anak bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan meningkatkan kualitas hidup mereka," ujarnya.
Ia juga menegaskan target penyelesaian. "Kalau sudah janjinya tanggal 20 harus ditepati dan dipastikan sarpras serta kualitas bangunannya maksimal," tegasnya.
Sementara itu, PIC proyek pembangunan Sekolah Rakyat (SR) Kota Kediri, Yolanda, mengaku optimistis proyek dapat selesai tepat waktu. Saat ini kebutuhan material disebut sudah hampir seluruhnya terpenuhi.
"Untuk material alhamdulillah sudah terpenuhi. Bahwa memang menambah tenaganya akan terus, walaupun tadi di paparan ada kurang lebih ada 1014 orang sudah aktif bekerja, kita akan tingkatan lagi kurang lebih menambah di 160 orang lagi," ujarnya.
Menurutnya, bangunan sekolah dan asrama menjadi prioritas utama karena konsep Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school. "Sekolah dan asrama harus selesai bersamaan karena sistemnya boarding school sehingga tidak bisa dipisah," pungkasnya.
Proyek ini diharapkan selesai pada 20 Juni 2026, memberikan kesempatan bagi anak-anak miskin untuk mendapatkan pendidikan di fasilitas yang layak. Dengan demikian, pemerintah kota berupaya meningkatkan kualitas hidup generasi muda di Kediri.
Dengan target selesai pada 20 Juni 2026, pemerintah kota berharap sekolah ini dapat segera melayani anak-anak miskin, meningkatkan akses pendidikan, dan memberi dampak positif pada komunitas lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
