Semburan Lumpur, Gas, Api di Sumur Bor Desa Blang Rubuk

Lina F. · 1 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
Semburan Lumpur, Gas, Api di Sumur Bor Desa Blang Rubuk

Gambar atau konten salah?

Desa Blang Rubuk di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, menjadi sorotan pada 22 Mei 2026 ketika semburan lumpur, gas, dan api muncul saat warga sedang mengeksekusi proyek sumur bor. Proyek ini dimulai pada 16 Mei 2026 dan berlangsung selama enam hari, dengan kedalaman pengeboran mencapai 90 meter.

Sumur bor tersebut dibangun untuk mengatasi masalah air di sawah masyarakat setempat, yang seringkali tidak cukup saat musim kemarau. Menurut Kasi Humas Polres Aceh Utara AKP Bambang Sutrisno, warga mendengar suara dentuman yang menggelegar pada dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, disertai semburan gas, lumpur, dan api.

Setelah kejadian, polisi segera menghubungi Humas PT. Pema Global Energi (PGE) untuk meminta bantuan pemadaman. Namun, saat armada pemadam tiba, api sudah padam. Polisi menempatkan garis polisi dan mengamankan area, serta meminta masyarakat agar menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko.

Bambang menjelaskan bahwa semburan material berupa lumpur disertai gas berasal dari lubang sumur bor. Semburan tersebut memicu kobaran api dengan ketinggian sekitar ±75 meter. Ia menilai kemungkinan penyebabnya adalah pipa gas lama yang mungkin menjadi sumber awal semburan gas.

Beruntung, tidak ada korban jiwa. Dua rumah di dekat lokasi mengalami kerusakan ringan. PGE melakukan sterilisasi area dan pemeriksaan kandungan gas, sementara kepolisian memverifikasi warga yang melakukan pengungsian mandiri.

Insiden ini menyoroti pentingnya pengawasan teknis pada proyek infrastruktur desa, terutama yang melibatkan instalasi gas. Meskipun tidak menimbulkan korban, kejadian ini mengingatkan bahwa risiko kebakaran dapat muncul dari sistem lama yang tidak terawat. Pihak berwenang tetap memantau kondisi sumur bor dan memastikan bahwa langkah-langkah keselamatan diikuti dengan ketat.

sumur borgaslumpurapiPGEPolres Aceh Utarakebakaraninsiden

Komentar

Memuat komentar...