Sidoarjo Gelar Lomba Motor 2‑Tak, Target Sirkuit 2027
Gambar atau konten salah?
Jayandaru All 2 Stroke Sidoarjo Vol. I digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada hari Minggu, 31 Mei 2026. Acara ini diadakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo sebagai upaya memberi ruang aman bagi pecinta motor dua-tak dan balap motor. Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan menyalurkan hobi dan kreativitas komunitas otomotif tanpa menimbulkan balapan liar di jalan.
“Event tersebut merupakan wisata serta hiburan pecinta motor 2-tak. Kendaraan ini banyak pencintanya dan tidak melihat usia, dari muda hingga tua. Antusias peserta luar biasa bahkan tidak hanya masyarakat Sidoarjo saja yang berpartisipasi, namun juga seluruh Indonesia,” ujar Subandi pada Senin, 1 Juni 2026.
Acara ini menampung sekitar 110 peserta yang datang dari berbagai daerah: Jawa Timur, Jawa Tengah, Banjarmasin, hingga Ambon. Panitia menyiapkan hadiah, termasuk satu unit sepeda motor Ninja sebagai hadiah utama. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi secara aman, sekaligus mengurangi risiko balapan liar di jalan raya.
Subandi mengungkapkan komitmen Pemkab Sidoarjo untuk menyelenggarakan event serupa secara berkelanjutan. “Tentu akan ada kegiatan kembali, baik tahun 2027 maupun akhir tahun nanti. Kami siapkan hadiah-hadiah menarik agar animo pencinta motor 2-tak ini terus meningkat dan bisa dinikmati masyarakat Sidoarjo khususnya serta seluruh Indonesia,” tambahnya.
Sebagai penggemar motor dua-tak, Subandi menekankan pentingnya keselamatan. “Saya juga pecinta motor 2-tak. Harapan saya jangan digunakan untuk kebut-kebutan di jalan. Nikmati sensasi motor 2-tak dengan tertib dan aman, bukan untuk balapan liar,” tuturnya.
Event ini juga memberi dampak positif bagi ekonomi lokal. Aktivitas bengkel, penjualan suku cadang, dan pelaku UMKM otomotif merasakan manfaat dari peningkatan aktivitas komunitas. “Adanya event ini minimal usaha bengkel bisa berjalan, termasuk penjualan berbagai kebutuhan dan perlengkapan motor 2-tak. Jika kegiatan seperti ini bisa digelar setahun dua kali, tentu akan ikut menggerakkan UMKM dan sektor usaha otomotif di Sidoarjo,” ungkap Subandi.
Selain itu, Pemkab Sidoarjo tengah menyiapkan pembangunan sirkuit balap seluas 20 hektare. Targetnya, sirkuit tersebut dapat dimanfaatkan pada tahun 2027 untuk memfasilitasi hobi dan bakat pencinta otomotif secara profesional. “Nantinya pada tahun 2027 akan ada track atau sirkuit dengan luas sekitar 20 hektare. Dengan adanya fasilitas tersebut, anak‑anak muda yang memiliki hobi balap bisa difasilitasi dengan baik sehingga tidak lagi balapan di jalan umum,” pungkas Subandi.
Dengan adanya event rutin dan fasilitas sirkuit yang akan datang, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berusaha menciptakan lingkungan yang mendukung bagi komunitas motor dua-tak. Kegiatan ini tidak hanya menyalurkan hobi, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap keselamatan di jalan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
