Sidoarjo Raih Predikat AA atas Pengelolaan Arsip Tertib
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo baru saja mendapat pengakuan nasional atas pengawasan kearsipannya pada tahun 2025. Penghargaan ini diberikan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Gedung ANRI, Jakarta, pada hari Rabu, 20 Mei 2025.
Dr. Meigo Pinandito, Kepala ANRI, menyerahkan penghargaan kepada Bupati Sidoarjo, Subandi. Pemkab Sidoarjo berhasil memperoleh predikat AA dengan nilai 90,84 – Sangat Memuaskan – dalam pengawasan kearsipan tahun 2025. Pencapaian ini menempatkan Sidoarjo sebagai salah satu daerah terbaik di Indonesia dalam pengelolaan arsip.
Subandi menyatakan bahwa hasil ini mencerminkan tata kelola administrasi pemerintahan yang tertib, terstandar, dan sesuai peraturan. Ia mengaitkan penghargaan tersebut dengan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan serta Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU Kearsipan.
“Alhamdulillah, seluruh OPD, camat, pemerintah desa, hingga sekolah dari TK, SD, sampai SMP negeri maupun swasta telah menerapkan pengelolaan kearsipan sesuai ketentuan,” ujar Subandi pada Kamis, 21 Mei 2026.
Ia juga mengapresiasi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusib) Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan, yang terus mendorong tertib arsip di daerah. “Mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk terus berkembang dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat Sidoarjo,” ungkap Subandi.
Subandi menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi standar minimum bagi penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, pengelolaan arsip yang baik adalah fondasi penting untuk memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik. “Ini bukan akhir, melainkan awal untuk semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui kearsipan yang tertib di semua lini,” tegasnya.
Sementara itu, Rudi Setiawan menekankan bahwa predikat AA mencerminkan konsistensi budaya tertib arsip di lingkungan pemerintah daerah. Ia menjanjikan komitmen untuk terus memperkuat transformasi kearsipan berbasis digital serta meningkatkan penerapan dan pengawasan di seluruh perangkat daerah. “Kami tidak ingin berhenti di predikat AA. Fokus kami menjaga konsistensi, memperluas digitalisasi, dan memastikan seluruh unit kerja benar-benar tertib arsip,” tambahnya.
Dengan pencapaian ini, Sidoarjo menunjukkan bahwa pengelolaan arsip yang terstruktur dapat mendukung pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Keberhasilan ini juga memberi contoh bagi daerah lain untuk meneladani praktik tertib arsip yang telah terbukti efektif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
