Sidoarjo Rencanakan Sirkuit Balap 2027, Hindari Balapan Liar
Gambar atau konten salah?
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora), sedang merancang pembangunan sirkuit balap. Tujuannya memberi ruang bagi kreativitas dan hobi anak muda di daerah. Rencana ini sudah sampai tahap penyusunan desain dan diperkirakan akan mulai dianggarkan pada tahun 2027.
"Kita masih hari ini bikin suatu perencanaan dulu ya. Berarti kita sudah diserahkan ke Dispora, tahun ini gambar selesai semua desainnya. Kalau desain sudah selesai, Insyaallah nanti akan kita anggarkan pada tahun 2027," kata Subandi pada Jumat 15 Mei 2026.
Subandi menyatakan: "realisasi pembangunan juga akan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah di tengah kebijakan efisiensi anggaran."
Subandi menambahkan: "Kan kita kepingin bikin sirkuit permanen, bukan hanya sekedar untuk jalan lurus saja, karena ini saya kepingin teman-teman anak muda ini tidak (balap) liar di jalan-jalan,"
Subandi menjelaskan: "Nah, tujuannya apa? Mewadahi anak-anak. Jangan bermain liar di jalan. Bupati eman anak-anak kita, aset-aset kita. Saya enggak kepengin anak-anak kita balapan liar di jalan. Kita fasilitasi itu,"
"Insya allah terdekat ada kegiatan yang ada di MPP. Terus Sabtu 16 Mei 2026 ada kegiatan arek-arek latihan drag yang ada di Porong. Terus nanti tanggal 14 Juni 2026 ada di Pondok Candra,"
Subandi optimistis: "Wong Magetan aja bisa, masa Sidoarjo aja nggak bisa,"
Dengan sirkuit permanen, Pemkab Sidoarjo berharap dapat menekan balap liar dan memberi fasilitas resmi bagi pecinta otomotif. Rencana ini mencerminkan upaya daerah untuk menyesuaikan anggaran sambil mendukung minat anak muda, dan menambah akses bagi komunitas otomotif lokal untuk berkompetisi secara aman.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
