Siswa SDN Kedopok 1 Kumpulkan Dana Kurban Rp4 Juta
Gambar atau konten salah?
Pada Sabtu, 23 Mei 2026, seluruh siswa SDN Kedopok 1 di Probolinggo menyiapkan uang jajan mereka untuk mendukung kegiatan kurban menjelang Hari Raya Iduladha. Kegiatan ini dimulai di ruang kelas dan berlanjut di lapangan sekolah, menandai momen kebersamaan yang penuh makna.
Semua murid, mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, ikut berpartisipasi secara sukarela. Tidak ada nominal yang dipaksakan; setiap anak bebas menyumbang sesuai kemampuan tanpa adanya unsur paksaan. Perwakilan tiap kelas mengumpulkan sumbangan tersebut sebelum menyerahkannya kepada guru.
Menurut Kepala SDN Kedopok 1, Soviatun Fatimatuzzuhro, kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai keikhlasan dan semangat berbagi sejak dini. Ia menjelaskan bahwa pembelian hewan kurban menjadi ajang belajar berbagi bagi para siswa.
Hasil iuran siswa mencapai Rp2,7 juta. Dana tersebut kemudian ditambah dengan infak dari pihak sekolah, sehingga total dana mencapai Rp4 juta," kata Soviatun pada Senin, 24 Mei 2026. Dana ini akan digunakan untuk membeli hewan kurban yang nantinya disembelih di lingkungan sekolah saat Hari Raya Iduladha.
Setelah disembelih, daging kurban dibagikan kepada siswa kurang mampu dan warga sekitar yang membutuhkan. Proses ini menegaskan solidaritas komunitas sekolah dengan masyarakat.
Salah satu siswa kelas 6, Ahmad Danis Samsyah, mengaku senang dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia berkata, “Tradisi iuran kurban yang rutin dilakukan setiap tahun menjadi pelajaran penting tentang berbagi dan berkurban secara mandiri.”
Inisiatif ini menyoroti bagaimana sekolah dapat menjadi tempat belajar nilai sosial melalui tindakan nyata, memperkuat rasa empati dan tanggung jawab di kalangan generasi muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
