Situs Adan‑Adan di Kediri Dapat Jadi Pusat Pariwisata Desa
Gambar atau konten salah?
Situs Adan‑Adan terletak di Kecamatan Gurah, Kediri. Pemerintah daerah menilai tempat ini memiliki potensi besar sebagai wisata budaya berbasis desa. Selain menyimpan nilai sejarah, keberadaan situs ini diyakini dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
Menurut Mustika Prayitno Adi, kepala Disbudpar Kabupaten Kediri, pengembangan cagar budaya seharusnya memberi manfaat langsung bagi warga. “Undang‑undang mengamanatkan bahwa cagar budaya bisa dimanfaatkan sebesar‑besarnya untuk kemakmuran rakyat,” jelas Mustika kepada media pada Senin, 11 Mei 5026.
Mustika menekankan bahwa budaya dapat menjadi pintu masuk bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif desa. Ia mencontohkan situs lain di daerah, Situs Calon Arang, yang tumbuh berkat partisipasi aktif masyarakat. “Awalnya hanya kumpulan batu, lalu berkembang jadi kirab budaya, upacara adat, sampai muncul bazar. Ekonomi masyarakat akhirnya ikut bergerak,” ujarnya.
Hal serupa diharapkan terjadi di Situs Adan‑Adan. Menurutnya, desa perlu lebih kreatif dalam melihat potensi sejarah yang dimiliki. “Harus berpikir out of the box. Kalau ada acara budaya, bazar, lalu mengundang banyak orang, ekonomi pasti berputar,” ungkapnya.
Saat ini, temuan hasil ekskavasi masih dibiarkan di kawasan situs dan tidak dipindahkan ke museum. Langkah ini sengaja diambil agar masyarakat desa tetap memiliki keterikatan dengan warisan budaya di wilayahnya. “Kami berharap desa bisa berdaya dengan potensi yang dimiliki. Jadi tidak semuanya harus dibawa ke museum,” jelas Mustika.
Pelestarian situs, menurut Mustika, bukan hanya soal menjaga benda bersejarah, tetapi juga bagaimana warisan budaya tersebut dapat memberi dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Dengan pendekatan yang melibatkan masyarakat dan mengoptimalkan potensi budaya, Situs Adan‑Adan berpotensi menjadi contoh pengembangan wisata desa yang mendukung kesejahteraan lokal.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
