SMA 1 Matauli Pandan Jadi Sekolah Berotoritas IB Sumut
Gambar atau konten salah?
SMA Negeri 1 Matauli Pandan di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi sekolah negeri pertama di Indonesia yang memperoleh otoritas International Baccalaureate Diploma Programme (IB DP). Pencapaian ini diakui oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, yang mengapresiasi kerja keras Dinas Pendidikan Sumut.
Beberapa hari lalu, Abdul Mu'ti mengundang Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga ke Jakarta. Dalam unggahan di Instagram Dinas Pendidikan Sumut, Abdul Mu'ti menilai bahwa capaian ini harus menjadi contoh bagi sekolah lain.
“Keberhasilan ini perlu menjadi inspirasi dan diimbaskan kepada sekolah-sekolah lain guna meningkatkan mutu layanan pendidikan yang berstandar global,” kata Abdul Mu'ti.
IB DP adalah program pendidikan dua tahun yang ditujukan untuk siswa berusia 16 hingga 19 tahun di 140 negara di seluruh dunia. Program ini menyediakan kualifikasi yang diakui secara internasional untuk masuk perguruan tinggi dan dipertimbangkan oleh banyak universitas di seluruh dunia.
Alexander Sinulingga menyatakan, “Salah satu sekolah yang meraih pencapaian tersebut adalah SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang menjadi sekolah negeri pertama di Indonesia yang memperoleh otorisasi IB DP.”
Ia juga mengungkapkan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen bagi Provinsi Sumatera Utara. Pencapaian ini ia anggap wujud komitmen Gubernur Sumut Bobby Nasution untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi semua murid di Sumut.
“Tentunya capaian SMA Negeri 1 Matauli Pandan membuat kebanggaan. Dan semua ini juga bentuk komitmen Bapak Gubernur Bobby Nasution untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan,” jelas Alexander.
Alexander menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Sumut berharap semakin banyak sekolah di Sumut mengadopsi kurikulum IB DP. Dengan demikian, lebih banyak peserta didik dapat mengakses pendidikan kelas dunia dan melanjutkan studi ke perguruan tinggi unggulan internasional.
Peristiwa ini menandai langkah signifikan Sumut dalam menyesuaikan standar pendidikan dengan tuntutan global. Keberhasilan SMA Negeri 1 Matauli Pandan menjadi contoh konkret bahwa lembaga pendidikan di Indonesia dapat bersaing di panggung internasional, sekaligus memotivasi sekolah lain untuk mengejar akreditasi serupa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
