SMA Santa Ursula Jakarta Juara Video Your World 2026

Ratna D. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
SMA Santa Ursula Jakarta Juara Video Your World 2026

Gambar atau konten salah?

Jakarta – Siswa siswi SMA Santa Ursula (Sanur) Jakarta berhasil meraih gelar juara regional untuk kawasan Asia Timur dalam kompetisi video global Your World ke-11.

Kompetisi ini menantang para pelajar untuk membuat video bertema keberlanjutan. Totalnya ada 1.710 siswa dari 244 sekolah di seluruh dunia yang ikut berkompetisi, termasuk peserta dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Taiwan.

“Ini adalah momen yang sangat membanggakan dan bersejarah bagi Indonesia, seiring perayaan kemenangan pertama kita di kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World dari British Council,” kata Summer Xia, Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council dalam keterangannya, Jumat 12 Juni 2026.

Kompetisi Your World 2026 menegaskan tema “Smarter Choices, Stronger Futures”, yang menyoroti konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Para siswa diberi tantangan “Zero‑Waste Week Challenge” untuk mengkritisi kebiasaan sehari‑hari dan mengambil tindakan nyata, seperti mengurangi produksi sampah dan memanfaatkan kembali bahan‑bahan yang ada.

Marsha Saputra, perwakilan siswa SMA Sanur Jakarta, menjelaskan bahwa awalnya timnya fokus mencari solusi untuk sampah yang sudah terlanjur diproduksi. Namun, setelah banyak sesi konsultasi, diskusi, dan revisi, mereka menyadari bahwa solusi sebenarnya bukan mengelola sampah dengan lebih baik, melainkan mencegah sampah tersebut agar tidak tercipta sejak awal.

“Pergeseran pola pikir itulah yang menjadi ide utama dari proyek kami, yaitu ‘SNAP Week’. Kami berharap proyek kami dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk menyadari bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menciptakan perubahan yang berarti,” tuturnya.

Inisiatif dari SMA Santa Ursula menunjukkan perubahan perilaku siswa yang terukur hanya dalam satu minggu. Solusi para siswa juga dinilai dapat direplikasi oleh sekolah‑sekolah lain di Indonesia.

Video berjudul “Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption” dapat diakses di YouTube. Di dalamnya, para siswa memaparkan pendekatan praktis yang dipimpin oleh mereka sendiri untuk mengurangi sampah plastik dan mendorong konsumsi bertanggung jawab.

Karya para siswi dinilai unggul dalam hal ketajaman mengidentifikasi masalah sampah plastik. Mereka juga dinilai jeli dalam menyajikan inisiatif SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) sebagai solusi kreatif yang praktis.

Beberapa keunggulan lain dari proyek ini meliputi organisasi yang baik, visual yang menarik, serta pesan yang mudah dipahami dan relevan. Proyek mereka juga menunjukkan dampak nyata melalui perubahan perilaku yang tampak di lingkungan sekolah.

“Hal yang benar-benar menginspirasi bukan hanya gagasan itu sendiri, melainkan bagaimana para siswa ini merealisasikannya secara kolaboratif, berpikir kritis, serta mengatasi tantangan nyata dengan solusi yang praktis. Perjalanan mereka membuktikan bahwa proses belajar jauh melampaui batas ruang kelas; ia menjelma menjadi tindakan, dampak, dan perubahan positif,” kata Summer Xia.

“Ini adalah pengingat kuat bahwa ketika generasi muda dibekali dengan keterampilan dan kesempatan yang tepat, mereka memiliki rasa percaya diri sekaligus kemampuan untuk membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan bagi kita semua,” imbuhnya.

Pemenang global kompetisi video ini adalah para pelajar dari International School of Pakistan di Kuwait. Mereka menggunakan pendekatan praktis mengurangi sampah lewat perubahan perilaku sehari‑hari di sekolah serta di rumah.

Di tingkat nasional, Indonesia diwakili tiga kandidat yang masuk shortlist. Selain “Snap Week” oleh SMA Santa Ursula Jakarta, ada “Website Workshop – IJO IJO” oleh Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah dan “Trace Exhibition Campaign” oleh Sekolah Kristen Immanuel.

Dengan total 342 kiriman karya dari 1.710 siswa sedunia, angka ini menunjukkan animo kepedulian anak muda terhadap isu-isu keberlanjutan. Di luar para pemenang utama, karya‑karya siswa Indonesia dan negara peserta lainnya menyoroti beragam solusi lokal yang relevan dengan tantangan keberlanjutan di wilayah masing-masing.

Video‑video tersebut merekam momen saat para remaja mulai mengadopsi kebiasaan baru dan mendokumentasikan perubahan dalam pengurangan sampah. Di samping hasil yang langsung tampak, solusi mereka menunjukkan bahwa aksi kolektif di tingkat sekolah ternyata dapat memberikan dampak lingkungan yang terukur.

Kompetisi Your World edisi ke‑12 akan dibuka pada September 2026. Siap‑siap ikutan, cek informasinya di laman British Council.

Kesimpulannya, kemenangan tim SMA Santa Ursula menegaskan bahwa generasi muda dapat memimpin perubahan melalui tindakan sederhana dan kolaborasi. Keterlibatan mereka di kompetisi global memberi contoh konkret bagaimana pendidikan dan kreativitas dapat mendukung tujuan keberlanjutan yang lebih luas.

SMA Santa Ursulakompetisi Your WorldkeberlanjutanZero‑Waste WeekSnap WeekBritish Councilpengurangan sampahgenerasi muda

Komentar

Memuat komentar...