SMP Negeri 1 Porong Ajukan Bantuan Perbaikan 6 Ruang Kelas
Gambar atau konten salah?
SMP Negeri 1 Porong di Sidoarjo mengajukan permohonan perbaikan untuk enam ruang kelas yang mengalami kerusakan berat. Sekolah berharap bantuan revitalisasi dapat diperoleh dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo maupun pemerintah pusat.
Menurut Dr. Al Hadi, kepala sekolah, saat ini pihak sekolah masih menunggu proses verifikasi terkait usulan bantuan perbaikan bangunan tersebut. “Informasinya ada enam ruang yang kondisinya masuk kategori rusak berat dan telah kami usulkan. Saat ini masih dalam tahap verifikasi sehingga kami menunggu keputusan lebih lanjut,” ujarnya di sekolah, Rabu (17 Juni 2026).
Kerusakan utama terletak pada konstruksi atap, khususnya kayu penyangga dan kuda-kuda bangunan. Kualitas material sudah menurun akibat usia bangunan yang cukup tua. Meski demikian, Al Hadi menegaskan bahwa ruang kelas tersebut masih aman untuk kegiatan belajar mengajar.
Pihak sekolah terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. “Kami rutin melakukan pengecekan. Ada petugas yang memantau kondisi bangunan, terutama bagian atap dan kuda-kuda. Jangan sampai kerusakan yang ada berkembang menjadi lebih berat,” kata Al Hadi.
Al Hadi menjelaskan bahwa SMP Negeri 1 Porong telah berdiri cukup lama, sehingga berbagai bagian bangunan memerlukan perhatian khusus. Setiap tahun sekolah tetap melakukan perbaikan ringan sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. “Kalau perbaikan ringan selalu kami lakukan. Namun untuk perbaikan besar seperti pembongkaran dan penggantian atap secara menyeluruh tentu membutuhkan bantuan pemerintah agar hasilnya maksimal,” jelasnya.
Ia berharap revitalisasi dapat segera direalisasikan, mengingat ruang-ruang tersebut setiap hari digunakan untuk kegiatan pembelajaran. “Kami akan sangat bersyukur apabila perbaikan besar bisa dilaksanakan. Semua ini demi kenyamanan dan keamanan siswa dalam mengikuti proses belajar mengajar,” tambahnya.
Aktivitas pembelajaran tetap berjalan normal, namun sekolah terus meningkatkan pengawasan terhadap kondisi bangunan sambil menunggu tindak lanjut dari pemerintah. “Yang terpenting saat ini anak-anak tetap bisa belajar dengan aman. Kami berharap usulan revitalisasi ini dapat segera mendapat perhatian sehingga kerusakan tidak bertambah parah di kemudian hari,” pungkas Al Hadi.
Perbaikan ruang kelas ini menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa. Keputusan akhir dari pihak pemerintah akan menentukan langkah selanjutnya dalam proses revitalisasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
